Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persekap Ditekuk Inter Kediri 0-2 di Laga Pembuka 32 Besar Liga 4 Jatim, Manajer The Lasser: Faktor Unlucky

Fahrizal Firmani • Selasa, 6 Januari 2026 | 00:06 WIB
KETAT: Penggawa Persekap berebut bola dengan penggawa Inter Kediri di Jember Sport Garden, Senin (5/1). (Istimewa)
KETAT: Penggawa Persekap berebut bola dengan penggawa Inter Kediri di Jember Sport Garden, Senin (5/1). (Istimewa)

JEMBER, Radar Bromo-Rekor Persekap tampil trengginas di Liga 4 Jatim musim ini terhenti. Usai meraih hasil sempurna di putaran awal, tim berjuluk Laskar Untung Suropati ini menelan kekalahan perdana di laga pembuka babak 32 besar.

Arek-arek The Lasser –julukan lain Persekap- dikalahkan Inter Kediri 0-2, Senin (5/1).

Laga yang berlangsung di stadion Jember Sport Garden itu berjalan ketat.

Gol kemenangan Inter Kediri dicetak oleh kapten kesebelasan Qischil Gandrumini. Mantan striker Persik Kediri ini mengoyak gawang Persekap di menit ke 43 lewat sepakan dari luar kotak penalti.

Satu gol terjadi di babak kedua di menit ke 83. Di pertandingan lain Persid Jember berhasil menang melawan Arek Simo Putra 2-0.

Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain saling menyerang. Baik Persekap maupun Inter Kediri menampilkan penampilan ngotot. Kedua tim memperagakan serangan melalui umpan pendek dan umpan panjang.

Namun, Inter Kediri berhasil mencuri gol dua menit menjelang istirahat babak pertama. Qischil sang kapten tim berhasil melesakkan gol usai menerima umpan datar.

Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti mampu merobek gawang persekap. Keunggulan satu gol bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Persekap terus menekan pertahanan Inter untuk  menyamakan kedudukan. Namun Inter berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Hasil ini membuat Persekap harus menang di dua laga tersisa.

Manajer Persekap, Suci Mardiko mengaku kecewa dengan hasil ini. Sebab secara kualitas permainan, tim Persekap tidak kalah. Banyak peluang yang diciptakan Persekap namun tidak bisa dirubah menjadi gol.

"Kalau saya bilang ini faktor unlucky ya. Sebenarnya kami bisa menang. Gol lawan juga karena kekurang hati hatian pemain," jelasnya.

Koko –sapaannya- menilai, meski di laga pertama harus menelan kekalahan, bukan berarti kans lolos ke babak 16 besar hilang.

Timnya masih punya dua laga tersiswa di grup DD. Mereka wajib menang melawan persid Jember dan Arek Simo untuk bisa lolos.

"Kami optimistis masih bisa lolos. Tentu ada insentif khusus bagi pemain jika bisa menang dan lolos ke babak berikutnya," kata Koko. (riz/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#qischil #Liga 4 Jatim #inter kediri #persekap #babak 32 besar