BANGIL, Radar Bromo — Putaran kedua fase Grup D Liga Nusantara 2025/2026 langsung menyajikan duel panas. Persekabpas Pasuruan dijadwalkan menghadapi Gresik United pada laga pembuka round 2 di Lapangan Pasiran, Surabaya, Sabtu (20/12).
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan motivasi berbeda. Persekabpas punya konfidensi tinggi usai menutup putaran pertama sebagai pemuncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi 13 poin dari lima laga.
Sebaliknya, Gresik United berada di posisi kelima dengan enam poin dan butuh kemenangan untuk menjaga asa bersaing.
Pada pertemuan di round 1, Persekabpas berhasil menundukkan Gresik United dengan skor tipis 2-1.
Hasil tersebut menjadi modal penting. Tapi sekaligus alarm kewaspadaan bagi Laskar Sakera bahwa lawan tak bisa dipandang sebelah mata.
Head Coach Persekabpas, Masdra Nurriza, menegaskan anak asuhnya tidak boleh terlena dengan status pemuncak klasemen maupun kemenangan di putaran pertama. Ia memprediksi, karakter kompetisi akan berbeda di round 2.
“Kami tidak mau melihat ke belakang. Round 2 ini situasinya pasti berbeda, tekanan lebih besar, dan setiap tim datang dengan motivasi berlipat,” ujar Masdra.
Gresik United tentu ingin membalas hasil di putaran pertama. Dan pelatih yang akrab disapa Coach Masdrago itu menyebut fokus utama timnya adalah menjaga konsistensi permainan. Ia menilai Persekabpas sudah memiliki fondasi kuat, terutama dalam organisasi bertahan dan transisi cepat yang menjadi ciri permainan tim sepanjang round 1.
“Kami tekankan ke pemain untuk tetap disiplin, sabar, dan cerdas membaca permainan. Kalau kami bisa menjaga intensitas dan fokus selama 90 menit, peluang meraih hasil maksimal selalu ada,” tegasnya.
Secara klasemen, Persekabpas memang lebih diunggulkan. Dari lima laga, mereka mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang, dengan produktivitas delapan gol dan hanya kebobolan empat kali.
Namun Masdrago mengingatkan bahwa statistik tidak akan berarti tanpa kerja keras di lapangan.
“Yang terpenting bagaimana kami mengambil keputusan di lapangan dan menjalankan rencana permainan dengan disiplin,” tambahnya. (tom/fun)
Editor : Abdul Wahid