PASURUAN, Radar Bromo - Kamis (11/12) ini Persekap bakal melakoni laga kembali. Lawannya juga tak boleh diremehkan: Putra Jaya Kabupaten Pasuruan yang sejauh ini sudah meraih dua kali kemenangan di Grup F. Laga yang boleh disebut derby Pasuruan ini diprediksi bakal sengit.
Terlebih bagi Persekap yang di laga perdana lalu berhasil mencukur Suryanaga Connection dengan skor 11-0. Dari jumlah gol itu, lima di antaranya dicetak striker handal mereka, Racksa Surya Wijaya.
Ada cerita menarik bagi Rakcsa yang kini sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Grup F. Dia baru saja kehilangan Supiyati, 48, ibunya. Pemain asal Kademangan, Kota Probolinggo tersebut, ditinggal sang ibu karena sakit.
“Sebelum ibu tiada, memang sudah sempat masuk rumah sakit. Bahkan saat saya mau berlaga pertama, ibu sedang masuk ICCU di RSUD dr Moh Saleh karena sakit jantung,” kenang Rakcsa yang kini masih berusia 18 tahun itu.
Hingga sehari sebelum pertandingan yakni Senin (8/12), Racksa tetap berada di Probolinggo.
Hingga dia ditanya sang kakak, apakah ingin bermain atau tidak. “Kalau mau bermain, saya diminta berangkat dan jangan memikirkan ibu karena sudah ada kakak. Sebaliknya juga begitu, jika ingin menunggui ibu, saya diminta untuk tidak memikirkan sepakbola,” kata Racksa.
Singkatnya, Racksa tetap berangkat setelah dia merasa sang kakak mendukungnya. Hingga di laga melawan Suryanaga Connection, Racksa tampil maksimal dan mencetak lima gol.
Selepas pertandingan, Racksa masih berada di Pasuruan. Hingga Selasa sekitar pukul 20.00, dia mendapat kabar bahwa ibundanya sudah meninggal dunia.
Sedihnya lagi, ibundanya adalah orangtua satu-satunya karena sejak masih TK, Racksa sudah ditinggal sang ayah lebih dahulu. “Malam itu saya pulang dan ikut memakamkan ibu,” beber Racksa.
Hari ini Persekap bakal bertanding kembali. Racksa pun memastikan bakal tetap turun dan siap bermain meski dia baru saja berduka.
“Saya berangkat dan siap bertanding, tapi malamnya saya pulang untuk tahlil,” kata pemain bernomor punggung 99 itu.
Di sisi lain, pelatih Putra Jaya Kabupaten Pasuruan Kasianto, mengaku siap membuat kejutan kembali. Sudah dua kali Putra Jaya bertanding dan hasilnya selalu maksimal.
Pertama saat melawan Suryanaga, menang 2-0. Dan ketika menghadapi Assyabaab Bangil, timnya unggul tipis 1-0.
Saat melawan Persekap siang nanti, Kasianto menyadari kali ini yang dihadapi adalah tim tuan rumah.
“Saya paham kualitas mereka karena sebagian besar adalah anak didik saya. Mudah-mudahan kami bisa meraih poin lagi,” beber eks pelatih Persekabpas itu. (fun)
Editor : Abdul Wahid