SURABAYA, Radar Bromo– Persekabpas terus menjaga napas kompetitifnya di fase Grup D Liga Nusantara. Tiga laga dilalui dengan hasil sempurna: selalu menang.
Termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Persebata Lembata di Lapangan Thor Surabaya, Selasa (9/12).
Hasil ini memantapkan posisi skuadra Laskar Sakera di papan atas klasemen sementara. Laskar Sakera masih berada di puncak klasemen sementara dengan 9 poin.
Persebata sejatinya membuka babak pertama dengan agresivitas tinggi. Serangan cepat mereka beberapa kali membuat barisan pertahanan Persekabpas goyah.
Tukang gedor Persebata, Bimo, tampil lincah dan menjadi ancaman utama lewat penetrasi dan kecepatannya.
Namun Persekabpas tidak panik. Masdra Nurriza menginstruksikan anak asuhnya untuk membangun serangan lebih rapi.
Hasilnya terlihat pada menit ke-22. Berawal dari skema bola mati, tendangan sudut Nofi Atmaja meluncur tepat ke arah Edy Wardan yang memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Persebata. Persekabpas unggul 1-0.
Selepas jeda, jual beli serangan tak terhindarkan. Persekabpas menunjukkan determinasi lebih tinggi.
Sementara Persebata beberapa kali mendapatkan peluang. Namun penyelesaian akhir mereka tak cukup akurat.
Kedua pelatih melakukan rotasi untuk menambah tenaga baru. Di kubu Persekabpas, M. Sulton beberapa kali tampil impresif dalam memotong serangan lawan.
Namun agresivitasnya justru berujung kartu merah pada menit ke-70 setelah akumulasi dua kartu kuning.
Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persekabpas menunjukkan kedisiplinan tinggi di lini belakang. Blok rapat mereka memaksa Persebata frustrasi hingga peluit akhir.
Skor 0-1 bertahan dan memastikan Laskar Sakera pulang dengan tiga poin penting.
Usai laga, Head Coach Persekabpas Masdra Nurriza mengaku bersyukur timnya mampu mempertahankan tren positif meski pertandingan berlangsung menekan.
“Alhamdulillah tiga laga ini kami bisa menjaga ritme. Banyak situasi sulit yang harus kami hadapi, tapi inilah sepak bola. Kadang kita unggul, tapi juga tertekan,” ujar Masdra.
Ia menilai hasil ini menjadi bahan evaluasi menuju laga keempat yang menurutnya akan semakin berat.
“Masuk pekan keempat dan seterusnya, saya rasa tim-tim Grup D sudah menemukan formulanya masing-masing. Kekuatan mereka pasti meningkat. Kami harus antisipasi itu,” lanjutnya.
Masdra memastikan tim pelatih akan fokus pada pemulihan fisik pemain. Ia menyebut tiga laga yang sudah dilakoni sangat melelahkan. “Kami akan berikan treatment untuk recovery,” katanya.
Dengan modal tiga kemenangan beruntun, Persekabpas kini semakin percaya diri melanjutkan misinya merebut tiket naik kasta. Meskipun asa itu masih jauh untuk bisa diraih.
“Tentu dukungan masyarakat dan suporter sebagai tambahan energi sangat berarti untuk mewujudkan target promosi ke Liga 2,” tegasnya. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi