Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persekap Target Promosi ke Liga Nusantara, Ini Jersey yang Bakal Dikenakan dan Filosofinya

Fahrizal Firmani • Senin, 8 Desember 2025 | 15:10 WIB
BAKAL BERKOMPETISI: Skuad Persekap saat dilaunching di Gedung Gradhika, pagi kemarin (7/12).
BAKAL BERKOMPETISI: Skuad Persekap saat dilaunching di Gedung Gradhika, pagi kemarin (7/12).

PASURUAN, Radar Bromo - Persekap menatap liga 4 Jawa Timur, penuh percaya diri. Skuad berjuluk Laskar Suropati itu siap melangkah jauh.

Mereka menargetkan bisa promosi ke kasta lebih tinggi, yakni Liga Nusantara. Dua hari jelang menjamu Suryanaga, 30 pemain dan jersey anyar yang akan dipakai sepanjang musim, diperkenalkan ke publik.

Manajer Persekap, Suci Mardiko menuturkan, Persekap menargetkan bisa tembus Liga Nusantara tahun depan. Persiapan tim tidak main main.

Ada 30 pemain yang memperkuat Persekap tahun ini. Tujuh diantaranya adalah pemain senior di atas 22 tahun. Sisanya adalah pemain muda.

Meski begitu, beberapa pemain muda ini cukup potensial. Sebab mereka punya pengalaman bermain di akademi klub profesional, seperti Borneo FC dan Madura United. Ia yakin dengan talenta yang memperkuat Persekap tahun ini, Persekap bisa melangkah jauh.

"Sesuai regulasi ada tujuh pemain senior. Dalam satu pertandingan, lima pemain senior yang bisa diturunkan," jelasnya.

Koko-sapaannya timnya ingin lolos dari penyisihan grup dan promosi ke Liga Nusantara.

Bukan muluk-muluk, sebab Persekap adalam tim legenda. Persekap pernah berkompetisi di Liga 2. Apalagi Persekap tahun ini dinakhodai Aris Budi Prasetyo.

Kemampuan Aris Budi tidak perlu dipertanyakan lagi. Memiliki banyak pengalaman sebagai mantan pemain profesional dan nasional.

Pernah memperkuat Arema hingga PKT Bontang. Pengalaman Aris Budi ini diharapkan bisa memotivasi pemain Persekap.

"Persekap bukan tim baru, mereka tim legend. Lahir 1926, lebih tua setahun dari Persebaya dan lebih tua dua tahun dari Persija," jelas Koko.

Sepanjang musim, Persekap akan tampil menggunakan jersey hijau dengan corak kuning keemasan di bagian depannya sebagai jersey kandang.

Warna hijau adalah warna retro. Mengingatkan pada kejayaan Persekap sebagai tim legend. Sementara untuk laga tandang, Persekap memilih jersey warna putih. Pemilihan warna netral memiliki makna kesederhanaan dan ketenangan.

"Kami ingin membawa filosofi persekap sebagai tim legend. Warna netral memberi kesan dewasa, mencerminkan pribadi yang percaya diri," jelas Koko.

Dukungan sponsor ikut menambah bahan bakar optimisme. Ada beberapa sponsor seperti Tractorindo, Cubiespot, BAJOO Apparel, RS. Wajak Husada, Hiswana Migas, Perumdam Tirta Umbulan dan Arto Berkah Indonesia diyakini bakal menopang perjalanan laskar suropati ini. Meski tantangan di lapangan tidak akan mudah.

"Persekap bertemu dengan tim asal Pasuruan lainnya, Assyaabab Bangil dan Putra Jaya Kabupaten Pasuruan. Tapi tampil di kandang menambah motivasi bagi kami," pungkasnya. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#persekap #liga 4 #assyabaab bangil