Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Membedah Calon Lawan Persekabpas di Liga Nusantara, Pelatih Klasifikasi Grade Calon Lawan

Muhamad Busthomi • Sabtu, 15 November 2025 | 14:30 WIB
ANDALAN BELAKANG: Marcell Januar eks punggawa timnas U-16 yang akan memperkuat lini bertahan Laskar Sakera musim ini.
ANDALAN BELAKANG: Marcell Januar eks punggawa timnas U-16 yang akan memperkuat lini bertahan Laskar Sakera musim ini.

PASURUAN, Radar Bromo-Jika tidak ada perubahan, kompetisi Liga Nusantara atau Liga 3 akan digelar mulai pekan depan. Sembari menunggu jadwal dan lokasi laga, Persekabpas makin memantapkan tim.

Fokus tim kepelatihan saat ini adalah menelisik kekuatan calon lawan-lawan Laskar Sakera di Grup D.

Seperti diketahui di kompitisi Liga Nusantara, Persekabpas tergabung di Grup D bersama Gresik United FC, Waanal Brothers, Persiba Bantul, Perseden Denpasar, Promosi dari Liga 4, dan Persebata Lembata. Secara kualitas, kelima calon lawan ini pantang untuk diremehkan. Semuanya pasti ingin sukses di musim baru dengan tujuan naik peringkat ke Liga 2.

Ini disadari betul oleh Masdra Nurriza dan jajaran pelatih serta ofisial. Dengan format triple round robin. Sehingga setiap klub bakal memainkan 15 laga sepanjang fase grup.

Hanya tim teratas (juara dan runner up grup) dari fase grup, yang berhak lolos ke babak perempat final.

Tantangannya, tim penghuni juru kunci otomatis degradasi ke Liga 4. Sementara tim peraih peringkat kelima wajib menjalani play-off demi bertahan di Liga Nusantara musim 2026-2027. Ini jelas sebuah kompetisi yang tidak mudah.

Masdrago-sebutan Masdra Nurriza mengakui hal tersebut. Selain jadwal yang belum keluar, tantangan yang dia hadapi adalah Masdrago masih buta akan kekuatan empat lawan.

“Satu-satunya tim yang pernah kami hadapi saat ujicoba adalah Gresik United. Tapi itu bukan patokan karena tentu saat ini mereka membenahi semua lini,” beber Masdrago.

Sebelum jadwal laga dari PSSI keluar, Masdrago mencoba mengklafisikasikan grade dari calon lawan mereka. Dia merangking kekuatan tim-tim tersebut.

“Yang pasti, di musim baru kompetisi saat ini, tim-tim mayoritas dihuni skuad baru. Pelatih dan pemainnya berkomposisi yang baru pula. Ini bagai teka-teki yang harus kami rangkai,” beber Masdrago.

Nah, dari situlah dia perlu mengklasifikasi sesuai grade lawan. Dari lima tim, Gresik United yang Masdrago anggap paling berat. Sebab Gresik United adalah tim yang di musim lalu berlaga di Liga 2 namun terdegradasi.

Di posisi kedua ada Waanal Brothersdan Persiba Bantul. “Kedua tim ini statusnya sama dengan kami karena di musim lalu berlaga di Liga Nusantara. Sisanya dua tim lagi adalah tim yang promosi dari Liga 4,” beber Masdrago.

Bukan berarti, kata Masrago, tim promosi adalah tim yang terlemah di kompetisi nanti. Justru dia menganggap, segalanya bisa terjadi saat kompetisi berlangsung.

Pasti semua tim saling sikut. Apalagi mereka semua sudah melakukan persiapan sejak dini.

HEAD COACH: Masdra Nurriza pelatih Persekabpas yang sudah memiliki kisi-kisi starting eleven.
HEAD COACH: Masdra Nurriza pelatih Persekabpas yang sudah memiliki kisi-kisi starting eleven.

“Terlebih kami juga hanya mengetahui kekuatan mereka dari hasil menonton gaya permainan. Maka jelas kami harus profiling semua tim yang jadi lawan kami,” kata eks pelatih Persebo Bojonegoro itu.

Pelatih yang pernah menukangi Persekap itu menyebut, dengan sistem kompetisi yang tak jauh berbeda dengan musim lalu, hal yang paling diwaspadai tentu saja faktor fisik. Setiap tim bisa bertanding dua sampai tiga kali dalam sepekan. Ini jelas akan  menguras tenaga para pemain.

Recovery yang singkat akan jadi tantangan berat dan ini sudah saya sampaikan ke anak-anak. Maka mengatur ritme dan tempo permainan jadi kuncinya,” beber Madrago.

Soal regulasi, dia meyakini juga tak akan berbeda jauh dari musim sebelumnya. Setiap tim boleh merekrut maksimal 30 pemain. Dengan pembagian pemain U-23 maksimal 15 orang, pemain U-20 20 orang dan pemain senior sisanya.

Saat ditanya berapa pemain yang akan dibawa Persekabpas? Masdrago menyebut, jajaran manajemen sudah belajar dari musim lalu.

Di tubuh Persekabpas saat ini, belum sampai 30 pemain. Sehingga kesempatan untuk menambah pemain saat kompetisi berlangsung, masih bisa.

Penambahan amunisi ini perlu diperhatikan dan Masdrago menyebut, ada beberapa pemain yang kini masih dalam incaran. “Di fase grup kami akan melakoni 15 kali pertandingan. Karena jika melihat jadwal PSSI, kompetisi musim baru ini harus selesai Desember,” kata Masdrago.

“Jika 15 kali laga, maka bukan hal yang tak mungkin akan ada dalam satu pekan kami harus bertanding tiga kali. Jelas ini akan pemain rentan lelah dan cedera,” beber Masdrago.

Belum lagi jika nanti lolos ke perempat final. Sehingga pemain harus menjaga ritme dan menghindari cedera yang bisa merugikan tim.

“Tapi jika berkaca pada kekuatan kami di musim ini, sudah jauh lebih baik daripada musim lalu. Kalau dihitung, musim lalu antara Persekabpas dan tim lain 11-12. Nah, di musim ini saya berani bilang keluatan kami 11-15,” katanya penuh optimistis.

Lalu apakah sudah menetapkan pemain inti? Masdrago langsung menyebut dia sudah punya kerangka tim yang jadi cikal bakal starting eleven. Termasuk menunjuk kapten yang akan menjadi pemimpin di lapangan.

“Kapten pertama Persekabpas adalah Dani Pratama dan kapten kedua Nofi Atmaja. Kekuatan kami juga lebih merata. Di belakang ada eks timnas U-19 Marcell Januar. Ada pula pemain-pemain jebolan eks tim di Liga 1,” kata Masdrago. (tom/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#persekabpas #persiba bantul #Persebata Lembata #liga 3 #gresik united #Perseden Denpasar #pssi #waanal brothers