KANIGARAN, Radar Bromo - Kompetisi olahraga lokal di Kota Probolinggo memasuki babak baru. Beberapa cabang sukses menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot).
Belum lama ini cabor atletik menggelarnya di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo.
Ratusan peserta mengikuti Kejurkot, sebagai upaya mencari atlet bibit unggulan atletik. Tak main-main, sebanyak 961 atlet dari berbagai jenjang sekolah berebut medali di Kejurkot Atletik 2025.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan mengatakan, Kejurkot Atletik dihelat dalam satu hari penuh.
Antusiasme peserta terbilang sangat tinggi. Total ada 961 peserta yang mengikuti Kejurkot.
”Total ada 961 peserta dari Lembaga SD, SMP/MTs, SMA-MA-SMK yang mengikuti Kejurkot Atletik ini. Para peserta ikut lomba berdasarkan kelompok usia dan nomor lomba yang telah ditentukan,” terangnya.
Iwan menerangkan, kejurkot yang digelar, tentunya regenerasi atlet dan membangkitkan gairah olahraga di masyarakat.
Ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga festival olahraga yang mempersatukan masyarakat dan melahirkan calon-calon champion masa depan.
Untuk itu, sebagai jaminan kualitas pertandingan, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Probolinggo menurunkan dewan wasit yang kompeten.
“Melalui Kejurkot, para peserta akan menjalani proses berharga. Dari sini, kita harapkan akan lahir bibit-bibit unggul atletik yang suatu hari nanti bisa bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” harapnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid