SUKAPURA, Radar Bromo - Kabupaten Probolinggo bakal menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah 2025.
Ajang bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Gunung Bromo awal Desember mendatang.
Kepastian Kawasan Bromo menjadi lokasi pilihan untuk digelarnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah tersebut disampaikan saat Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Muhammad Maulana berkunjung ke Kabupaten Probolinggo.
Kata Maulana, Bromo dipilih sebagai lokasi Kejurnas karena keindahan alamnya yang mendunia. Selain itu, infrastruktur pendukung yang memadai serta komunitas berkuda cukup solid.
“Kami sudah survei lokasi, mencoba arena pasir hingga kuda milik paguyuban setempat dan semuanya luar biasa. Insya Allah, ini akan menjadi event berkuda memanah tertinggi di Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, kejurnas tahun ini akan diikuti 14 provinsi dari seluruh Indonesia dan menghadirkan enam peserta dari luar negeri.
Hal ini menjadikan ajang tersebut tidak hanya sebagai kompetisi nasional, tetapi juga bertaraf internasional. “Selain memperkuat citra Bromo sebagai ikon wisata, event ini juga diharapkan menjadi magnet baru bagi sport tourism Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana tersebut. bahkan, pihaknya menegaskan kesiapan Kabupaten Probolinggo menjadi tuan rumah.
“Alhamdulillah, Bromo dinilai sangat layak menjadi tuan rumah Kejurnas. Pemkab Probolinggo siap mendukung penuh demi suksesnya acara ini. Semoga ini menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Wabup menambahkan, Kabupaten Probolinggo memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikolaborasikan dengan sport tourism.
Ajang bergengsi seperti Kejurnas berkuda memanah diharapkan dapat membuka jalan bagi event olahraga lainnya untuk digelar di kawasan Bromo.
“Kami optimistis kolaborasi dengan Pordasi akan membuka peluang besar menjadikan Bromo sebagai pusat wisata olahraga kelas dunia,” tegasnya.
Dengan konsep sport tourism, Kejurnas Berkuda Memanah di Gunung Bromo tidak hanya menonjolkan sisi kompetisi olahraga. Tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang unik.
Peserta dan wisatawan akan menikmati panorama kaldera Bromo yang ikonik sekaligus menyaksikan atraksi berkuda memanah yang penuh adrenalin.
“Event ini diyakini mampu menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sekaligus memberi dampak positif pada perekonomian masyarakat lokal. Mulai dari sektor perhotelan, kuliner hingga transportasi akan merasakan manfaatnya,” harapnya.
Wabup optimistis, kolaborasi dengan Pordasi akan membuka peluang besar menjadikan Bromo sebagai pusat wisata olahraga kelas dunia. (mu/mas/fun)
Editor : Abdul Wahid