BANGIL, Radar Bromo - Ajang Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025 tidak hanya menjadi turnamen sepak bola semata.
Even Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 ini juga menjadi ajang untuk mencari bibit pemain usia muda.
Para pemain muda ini bahkan sudah dipantau Dispora sejak awal turnamen. Mereka adalah pemain yang usianya di bawah 20 tahun.
Nah, di setiap kecamatan, regulasi turnamen memang mengatur tim harus menurunkan 5 pemain U-20 dan bermain selama 90 menit.
Mereka yang tampil baik, nantinya akan dijaring untuk dijadikan all star tim usia muda. “Scout talent ini kami lakukan di semua tim. Saat tim bertanding di 4 venue, sejak awal kami mengidentifikasi para pemain muda,” beber Digdyo Mulyono Jati, Kabid Olahraga Dispora.
Jumlah pemain yang diidentifikasi, tentu ada banyak. Namun untuk menjadi all star, mereka nantinya akan diseleksi kembali.
Tim all star akan disiapkan dan Dispora menyusun agenda untuk mempertandingkan mereka dengan tim Pasuruan Star.
Adanya turnamen Piala Bupati Pasuruan Superleague ini juga menjadi ajang bagi pemilik klub sepak bola untuk hunting pemain. Sebut saja seperti Suryono Pane, owner Pasuruan United.
“Banyak sekali talenta-talenta muda berbakat yang sangat potensial. Saya sendiri melihat ada banyak pemain tim yang berlaga di 4 venue, yang bisa jadi kami rekrut untuk menghadapi kompetisi liga musim baru,” beber Wakil Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) ini.
Bukan tidak mungkin, pemain muda berbakat yang dilirik, akan disodori kontrak. Jelas turnamen ini tidak boleh disia-siakan tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, agar pemain-pemain yang awalnya tak terlihat, makin banyak bermunculan. (fun)
Editor : Abdul Wahid