PANDAAN, Radar Bromo-Skuadra Pandaan FC dipastikan mendapat tambahan 3 poin dalam ajang Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025.
Ini setelah tim besutan Yani Fathkur Rohim, dinyatakan menang walk over (WO) atas lawannya Pasrepan Putra, Minggu (14/9) sore. Alhasil, Pandaan FC langsung melesat ke peringkat 2 klasemen sementara Grup D.
Sejatinya pertandingan di Lapangan Plumbon, Kecamatan Pandaan, sudah ditunggu para penonton.
Sebelum dinyatakan WO, skuadra Pandaan FC sudah lebih awal datang ke lapangan. Termasuk pelatih dan ofisial.
Hingga sekitar pukul 15.30, tim Pasrepan Putra tak kunjung datang. Sesuai regulasi, jika tim telat 10 menit, maka dinyatakan kalah satu gol. Begitu seterusnya hingga batasnya 30 menit, maka tim yang tak datang dinyatakan kalah 3-0.
Hingga memasuko pukul 16.00, wasit Mukti dari Purwosari, akhirnya memutuskan pertandingan dimenangkan Pandaan.
"Pandaan FC dinyatakan menang WO 3-0, karena Pasrepan tidak hadir di pertandingan," kata ketua tim teknis grup D piala Bupati Cup Pasuruan Yoga Priambodo.
Yoga sapaan akrabnya mengatakan, pukul 14.00 atau 90 menit sebelum pertandingan, pihaknya memang mendapat info dari tim Pasrepan Putra FC tidak hadir, karena keterbatasan pemain.
"Tetapi kami tunggu sampai dengan pukul 15.30. Dan Pasrepan Putra FC juga tidak hadir. Kemudian kami koordinasi dengan pengawas pertandingan, untuk melakukan kick off dan Pasrepan tidak hadir," bebernya.
Di Lapangan Plumbon, ratusan penonton sekaligus supporter tuan rumah sudah berdatangan lebih awal ke Lapangan Plumbon.
Supporter bahkan semangat menabuh drum sekaligus yel-yel. Tak lama kemudian satu persatu pulang, meninggalkan lapangan Plumbon.
Asisten manajer Pandaan FC Andri Wahyudi saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo mengaku kecewa meski timnya dinyatakan menang WO.
"Kalau dibilang senang banget, tentu tidak. Karena semestinya tim kami melawan Pasrepan, targetnya kemenangan dengan tujuh gol," tegasnya.
Dengan poin Pandaan kini nangkring di posisi kedua klasmen sementara grup D. Namun posisi ini masih belum aman.
"Menang WO dengan skor 3-0 ini sebenarnya tim kami sangat tidak diuntungkan. Laga terakhir wajib menang," kata Andri sapaan akrabnya.
Sementara itu, manajer Pandaan FC Timbul Wijoyo menuturkan, ketidakhadiran para pemain dari lawan, sangat mengecewakan pihaknya.
Baca juga: Tekuk Kraton FC, Pandaan FC Akhirnya Menangi Laga, Peluang Lolos Masih Terjaga
"Nilai tiga poin penting, harusnya dari perjuangan bukan dari WO. Kalau ada sanksi, harus diberi sanksi tegas," tuturnya.
Sementara itu, pelatih Pasrepan Putra FC Imam Atok'ilah mengatakan, alasan ketidakhadiran timnya. Kata Atok’illah, hampir semua pemainnya dalam kondisi cedera dan sakit.
Jajaran pelatih dan ofisial bahkan sudah berusaha mendatangi satu persatu ke rumah pemain, untuk mengajak bermain dan memastikan kondisi para pemain.
"Kondisi pemain tidak bisa dipaksakan untuk bermain. Semoga di pertandingan selanjutnya kondisi pemain membaik," katanya.
Sebelum pertandingan, pihaknya mengaku juga sudah menghubungi panpel pertandingan dan sekretaris Piala Bupati terkait ketidakhadiran Pasrepan Putra FC dan memohon maaf atas ini. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto