PASURUAN, Radar Bromo-Tim Purut United menasbihkan diri jadi yang terbaik di ajang Liga Tarkam 2025 Kota Pasuruan.
Tim yang dilatih Mansur dan dimanajeri Ahmad Hasby ini, berhasil menang tipis 1-0 atas tim Ngemplakrejo. Purut United berhak menjadi juara dan diganjar Piala Wali Kota Pasuruan.
Baca juga: Laga Final Liga Tarkam Piala Wali Kota Pasuruan Ditunda Karena Ini
Di ajang yang sudah seri kelima ini, Purut United dan Ngemplakrejo ini memang menjadi tim yang difavoritkan menjadi juara.
Tak ayal dalam laga kemarin, tensi pertandingan sempat memanas. Permainan cepat diperagakan oleh kedua tim.
Boleh dibilang pertahanan kedua tim, sama-sama kuat. Serangan demi serangan yang dilancarkan dan saling berbalas.
Sayang di babak pertama, tidak ada gol yang tercipta hingga peluit panjang petanda jeda waktu, berbunyi.
Di babak kedua, Purut United dan Ngemplakrejo makin ekslore serangan. Sama-sama saling mengandalkan lewat sayap, beberapa peluang terjadi.
Hingga petaka bagi Ngemplakrejo terjadi di menit ke 50 karena pemain Ngemplakrejo dianggap melanggar pemain Purut United.
Wasit memberikan hadiah freekick. Sebagai eksekutor, Saifullah ditunjuk menjadi penendang.
Dan tendangan indah Saifullah akhirnya membuat seisi stadion Untung Suropati bersorak.
Tendangan terarahnya ke sisi kanan gawang, tak mampu diantisipasi hingga membuat jala Ngemplakrejo bergetar. Skor menjadi 1-0.
Hingga di babak kedua berakhir, skor 1-0 tak berubah. Purut United menjadi juara Liga Tarkam Wali Kota Cup 2025.
Atas kekalahan itu, pelatih Ngemplakrejo memuji penampilan timnya. Namun juga mengakui tim Purut United yang tampil baik.
Pelatih Purut United Mansur mengatakan, dia sangat senang bisa membawa Purut United jadi juara.
Kata dia, tim ini menang dan juara berkat kerjasama semua pemain. Semangat para pemainlah yang membakar permainan Purut United tampil apik sampai tembus babak final.
“Kemenangan ini untuk semua pihak, terutama untuk warga Kota Pasuruan khususnya untuk warga Kelurahan Purutrejo. Mungkin hadiahnya untuk para pemain dan ofisial,” bebernya. (rahma/Tim Magang UNU Pasuruan)
Editor : Fandi Armanto