SUKOREJO, Radar Bromo —Sukorejo United tampil garang di hadapan suporternya. Dalam lanjutan penyisihan Grup C Pasuruan Super League Bupati Cup 2025.
Kariono dkk melumat Pagerwojo FC dengan skor telak 5-0 di Lapangan Gelora Sinar Muda, Ngadimulyo, Sukorejo, Kamis (11/9).
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Sukorejo langsung mendominasi permainan. Serangan dari sisi kanan berbuah gol cepat di menit ke-9.
Umpan matang dari sayap disambut tandukan M. Harun yang tak mampu dibendung kiper Pagerwojo.
Serangan demi serangan terus digencarkan. Menit 22, giliran bola mati yang jadi senjata. Tendangan bebas Hilmi melambung ke kotak penalti.
Lagi-lagi, peluang emas ini kembali dituntaskan dengan sundulan Harun untuk menggandakan keunggulan.
Belum sempat Pagerwojo bangkit, Kariono menambah penderitaan lawan. Umpan tarik dari lini tengah ke sisi kanan dilanjutkan crossing manis ke depan gawang.
Kapten Sukorejo itu menyambar bola dengan sempurna di menit 26, sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-0.
Di babak kedua, Sukorejo tak mengendurkan serangan. Baru semenit berjalan, Kariono kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Tak berhenti di situ, Syaifudin yang baru masuk langsung unjuk gigi. Tiga menit merumput, ia sudah mencetak gol pamungkas sekaligus memastikan kemenangan telak 5-0.
Tertinggal jauh membuat Pagerwojo kelimpungan. Upaya membangun serangan kerap patah dan malah berujung serangan balik cepat dari tuan rumah. Hingga peluit panjang, skor tak berubah.
Dengan hasil ini, Sukorejo United merebut puncak klasemen sementara Grup C dengan torehan 7 poin, menggeser Purwosari FC. Catatan impresif lainnya, mereka belum terkalahkan dalam tiga laga awal.
Poin Sukorejo United dan Purwosari FC sebenarnya sama, memperoleh 7. Namun jumlah gol Sukorejo United lebih banyak.
Pelatih Sukorejo United, Kasiyanto, puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menyebut semua pemain layak diapresiasi.
“Tidak ada man of the match. Semua pemain tampil maksimal, meski sebagian besar yang turun adalah pemain lapis kedua,” tegasnya.
Namun begitu, ia berpesan agar para pemainnya tak berpuas diri. Apalagi sampai membusungkan dada. Sebab jalan menjadi jawara masih jauh. “Target kami tetap sapu bersih sisa laga,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Pagerwojo FC, Mehendra, mengakui timnya kalah kelas. “Kami kurang persiapan. Banyak pemain inti yang terpaksa tidak bisa main. Secara materi, memang masih di bawah Sukorejo,” ungkapnya pasrah. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto