BANGIL, Radar Bromo-Duel tim kuat juga terjadi di Grup B yang berlangsung, Selaa (9/9) sore. Dua tim ini adalah Winongan Maju dan SS Purwodadi.
Dalam laga ini, SS Purwodadi berhasil mencukur Winongan Maju dengan skor telak 5-1. Kemenangan ini membuat SS Purwodadi menggeser Rejoso FC dari peringkat pertama di klasemen sementara.
Di laga yang berlangsung dengan cuaca berawan, penampilan Nofi Atmaja begitu impresif. Gelandang serang yang juga kapten SS Purwodadi ini, mencetak hattrick.
Ketiga gol itu dilesakkan Nofi Atmaja di menit 12 dan 14 (penalti) di babak pertama.
Satu gol lagi dibuat kapten Persekabpas musim 2024-2025 itu di menit ke 64 babak kedua, juga melalui titik putih.
Baca juga: Nofi si Kapten Persekabpas Cetak Brace saat SS Purwodadi Gasak Tutur FC di Laga Perdana
Dua gol SS Purwodadi lainnya dibuat Nevien Exel di menit 8 babak pertama dan di menit 61 babak kedua.
Sedangkan satu-satunya gol Winongan Maju, dicetak Agies Armediansyah di menit 63 babak kedua.
Jalannya laga sendiri sebenarnya berlangsung seru. Sejak menit awal babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan.
Namun lengahnya pertahanan Winongan Maju, dimanfaatkan betul oleh pemain depan SS Purwodadi.
Gol pembuka itu dilesakkan Nevien Exel di menit ke 8. Exel yang lepas dari pengawalan, langsung menendang dari sudut sempit.
Tendangannya tak bisa dihalau Erlangga Aji, penjaga gawang Winongan Maju. Skor berubah menjadi 1-0.
Selang empat menit kemudian, SS Purwodadi kembali menambah golnya lewat Nofi Atmaja.
Nofi yang lepas dari pengawalan pemain belakang, berhasil mengecoh dan melakukan tendangan tipuan. Skor berubah menjadi 0-2 untuk SS Purwodadi.
Kebobolan dua gol rupanya membuat konsentrasi pemain Winongan Maju terganggu. Betapa tidak, hanya selang dua menit kemudian, pemain Winongan Maju melakukan pelanggaran saat pemain SS purwodadi melakukan serangan balik.
ALhasil, wasit menunjuk titik putih. Nofi yang ditunjuk menjadi eksekutor, sukses menunaikan tugasnya. Tendangannya tak mampu dibendung Erlangga Aji dan skor berubah jadi 0-3. Skor ini bertahan saat jeda pertandingan.
Di babak kedua, Winongan Maju berusaha total menyerang. Dengan mengandalkan gelandang M Nurhacqiqi, lini tengah SS Purwodadi sempat diacak-acak. Tapi penyelesaian akhir yang buruk, belum bisa merubah skor.
Hingga di menit ke 61, Nevien Exel kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tendangannya yang keras dari sudut kiri, tak mampu dibendung penjaga gawang Winongan Maju Erlangga Aji.
Tertinggal 4 gol, konsentrasi Winongan Maju kian goyah. Di menit ke 64 SS Purwodadi melakukan serangan balik dan bola dikuasai Nofi.
Saat Nofi berada di kotak12, dia didorong pemain bertahan Winongan Maju. Wasit melihat insiden itu sebagai pelanggaran dan SS Purwodadi kembali dihadiahi penalti,
Dan Nofi kembali dipercaya menjadi algojo. Tendangannya lagi-lagi tak mampu dibendung Erlangga Aji. Skor berubah jadi 0-5.
Satu-satunya gol hiburan Winongan Maju terjadi di menit ke 63. Gol dicetak Agies Armediansyah lewat tendangan terukurnya. Gol itu membuat Agies kini sudah mengkoleksi tiga gol.
Baca juga: Winongan Maju FC Menang Tipis Atas Prigen FC, Agies Armediansyah Cetak Brace
Seusai laga, asisten manajer Winongan Maju Sakri mengatakan, timnya sebenarnya sudah tampil maksimal. Para pemain telah berusaha.
“Tapi kami kurang beruntung. Mudah-mudahan di sisa dua laga, kami bisa sapu bersih tiga poin,” beber Sakri.
Sementara Edy Winarno pelatih SS Purwodadi, terlihat senang walau sebenarnya dia juga menyesali satu gol Winongan Maju. Sebab jika tidak ada gol, maka timnya bisa cleansheet.
“Tugas kami berikutnya adalah menjaga spirit pemain. Masih ada tiga laga lagi. Termasuk melawan tim kuat Bangil FC,” beber Edy Winarno. (fun)
Editor : Fandi Armanto