BANGIL, Radar Bromo-Kesuksan di laga perdana di ajang Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025 diraih SS Purwodadi.
Tim yang dilatih Edy Winarno itu, berhasil mengalahkan tim Tutur FC dengan skor telak 4-0. Kemenangan itu langsung membuat SS Purwodadi merangsek ke peringkat pertama di Grup B.
Nofi Atmaja boleh dibilang menjadi aktor kemenangan SS Purwodadi. Gelandang serang yang menjadi kapten Persekabpas itu, mencetak dua gol.
Masing-masing dilesakkan di menit 10 babak pertama dan menit 59 babak kedua.
Dua gol SS Purwodadi lainnya dibuat Nevien Exel di menit 52 dan Achmad Fernanda di injury time babak kedua menit 92.
Jalan kemenangan SS Purwodadi bahkan terlihat sejak menit awal babak pertama dimulai. Tim yang mengenakan kostum merah tersebut, menguasai jalannya pertandingan.
Sementara Tutur FC yang dilatih Yadi Ariyanto, gagal bermain lepas meski sudah melakukan man to man marking.
Gol pertama SS Purwodadi di menit ke 10 dicetak Nofi Atmaja lewat titik putih. Hadiah penalti ini diberikan setelah pemain SS Purwodadi dilanggar.
Nofi yang menjadi algojo sukses menipu penjaga gawang Tutur FC Fahad Ahmad. Skor berubah menjadi 1-0 dan tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, SS Purwodadi kian menggencarkan serangan. Hasilnya, di menit ke 50, Nevien Exel berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Brace. Nofi kembali mencetak gol di menit ke 59. Prosesnya terjadi setelah dia menerima umpan dari tengah, dan berhasil mengecoh tiga pemain belakang Tutur FC.
Tertinggal 3-0 membuat Tutur FC merubah taktik. Pemain yang kurang membantu penyerangan, diganti.
Tapi karena kelelahan, serangan Tutur FC selalui menemui jalan buntu. Pertahanan SS Purwodadi begitu solid.
Justru saat asyik menyerang, pertahanan Tutur FC lengah di unjury time. Akibatnya, Achmad Fernanda yang merupakan pemain pengganti, mencetak gol keempat SS Purwodadi.
Atas kekalahan itu, peringkat Tutur FC turun di posisi ke 5, setelah sebelumnya ada di posisi ketiga, atas raihan satu poin ketika menahan imbang Rejoso FC.
Manajer Tutur FC Syaiful Rohman, juga terlihat kecewa setelah laga berakhir. Namun dia tidak memungkiri, penampilan tim lawan memang lebih baik.
“Mau atau tidak di tiga laga sisa, kami harus meraih kemenangan untuk menjaga asa mendapat tiket babak 8 besar,” kata Syaiful Rohman.
Baca juga: Tutur FC dan Rejoso FC Harus Puas Berbagi Angka
Sementara Edy Winarno sang juru taktik SS Purwodadi, mengaku senang atas kemenangan di laga perdana.
Kata dia, timnya sangat solid dan percaya diri. Dia berharap, kekompakkan timnya bisa terus terjaga di babak penyisihan ini. (fun)
Editor : Fandi Armanto