PASURUAN, Radar Bromo-Aksi unjukrasa yang belakangan terjadi sejumlah daerah, ikut mempengaruhi event olahraga. Tak terkecuali di Kota Pasuruan yang sedang menggelar Liga Tarkam.
Turnamen sepakbola yang mempertemukan 34 tim kelurahan ini, semestinya sudah selesai. Tapi turnamen ini berhenti sejenak karena laga final harus ditunda.
Demi keamanan, laga final liga tarkam diputuskan ditunda. Panitia masih menunggu hasil rapat koordinasi (rakor) dengan Polres Pasuruan Kota terkait pelaksanaannya.
Namun kepolisian menyebut penundaan tidak ada kaitannya dengan aksi demo di sejumlah daerah.
Seyogyanya, laga final yang mempertemukan tim Ngemplakrejo dan tim Purutrejo akan digelar Minggu sore (31/8).
Namun pertandingan ini batal. Jadwal penggantinya masih menunggu informasi lebih lanjut. Mengingat sepak bola mendatangi massa.
Ketua PSSI Kota Pasuruan, Suhaimi membenarkan penundaan laga final liga tarkam. Pihaknya juga masih menunggu jadwal terbarunya.
Rencananya laga final akan dirapatkan bersama Polres Pasuruan Kota. Alasan penundaan demi keamanan.
"Betul ditunda demi keamanan Kota Pasuruan. Cuma kami tidak tahu apa ada hubungannya dengan demo ricuh di berbagai daerah," jelas Suhaimi.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Mintarta menuturkan penundaan ini murni demi keamanan.
Karena sepak bola adalah olahraga populer yang disukai banyak orang dan mendatangkan massa. Namun tidak ada hubungannya demgan aksi demo anarkis di berbagai tempat.
"Tidak benar jika menyebut penundaan karena adanya demo anarkis. Jadwal penggantinya akan dibahas bersama," pungkas Mintarta. (riz/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni