Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 jadi Ajang Pembuktian Pelatih Beradu Strategi

Fandi Armanto • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:34 WIB

 

PUNYA PENGALAMAN: Searah jarum jam, Abdul Muntholib pelatih Bangil FC, Nur Ega pelatih Pohjentrek FC, Edy Winarno pelatih SS Purwodadi, Jefri Kurniawan pelaih Beji United, Yani Fatkhur Rohim pelatih
PUNYA PENGALAMAN: Searah jarum jam, Abdul Muntholib pelatih Bangil FC, Nur Ega pelatih Pohjentrek FC, Edy Winarno pelatih SS Purwodadi, Jefri Kurniawan pelaih Beji United, Yani Fatkhur Rohim pelatih

PASURUAN, Radar Bromo-Pelaksanaan Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 hanya tinggal menghitung hari. Menjelang turnamen berhadiah ratusan juta rupiah ini digelar, semua tim tengah memantapkan diri.

Turnamen yang baru pertama kali digelar ini tidak hanya dinanti pra pemain sepakbola. Tapi juga para pelatih. Piala Bupati menjadi ajang pembuktian bagi pelatih sepakbola yang direkrut khusus sebagai juru taktik. Mereka harus beradu strategi dengan pelatih lokal.

Tak sedikit pelatih-pelatih handal hingga eks pemain di liga profesional, yang dipercaya menjadi pelatih kepala di tiap-tiap tim. Ada sejumlah nama pelatih yang sudah kenyang pengalaman menukangi tim sepakbola.

Sebut saja ada Kasiyanto dan Abdul Muntholib yang keduanya pernah menukangi Persekabpas dan Assyabaab Bangil. Kasiyanto akan melatih tim Sukorejo United. Sementara Abdul Muntholib dipercaya menukangi tim Bangil FC.

Kasiyanto yang di musim 2024-2025 melatih Assyabaab Bangil di Liga 4 mengatakan, dia tertarik untuk menangani Sukorejo United. “Ini merupakan panggilan karena Sukorejo adalah tanah kelahiran saya,” beber pelatih yang gemar memakai topi terbalik itu.

Meskipun persiapan terbilang mepet, Kasiyanto senang karena bibit-bibit pemain handal di Sukorejo, ada banyak. Sehingga dia tinggal memoles para pemain dan mengkombinsikannya antara pemain junir dan senior. Diapun mengusung target bisa juara demi mengangkat nama Kecamatan Sukorejo.

Rasa optimistis untuk bisa juara juga diungkapkan Abdul Muntholib. Coach Tholib percaya pemain yang ada di Bangil FC, punya skil dan kemampuan ciamik.

Salah satunya adalah mesin gol Persekabpas yakni Ricko Hardiansyah. Dia bersama asistennya yakni Anton, juga percaya diri Bangil FC bisa memberikan warna selama turnamen.

Selain Kasiyanto dan Abdul Muntholib, ada nama Jefri Kurniawan yang di musim lalu melatih Pasuruan United di Liga 4. Jefri sudah direkrut Beji United dan akan melatih pemain seperti Arvanda dan Cheppy Akhmad Pribadi, dua pemain yang pernah dilatihnya di Pasuruan United di Liga 4, musim 2023-2024.

Eks pelatih yang pernah menukangi tim di ajang luga lainnya adalah Mulyono, yang di musim 2024-2025, pernah menangani PSPK. Mulyono akan melatih tim Kraton FC, merasa senang dengan turnamen Piala Bupati ini. Sebagai persiapan, dia sudah beberapa kali menggelar latih tanding dengan tim-tim sepakbola.

Saat ditanya siapakah pemain andalan Kraton FC? Mulyono hanya tersenyum. Bagi dia, di ajang turnamen sepakbola, segalanya bisa terjadi. “Yang pasti di turnamen sangat menunjang perkembangan pemain-pemain sepakbola yang ada di desa.

Dengan turnamen Piala  Bupati ini, pastinya akan banyak pemain dari desa yang meraih prestasi lagi. Bahkan bisa bermain di Liga 4 atau Liga 3 dan sebagainya. Turnamen ini sangat penting sekali bagi Kabupaten Pasuruan,” beber Mulyono.

Bukan hanya pelatih tim di liga. Ada beberapa nama mantan pemain, yang menjadi juru taktik di tim. Sebut saja ada nama Lan Bastian, eks penggawa Gresik United. Lan Bastian melatih tim GDW FC (Kecamatan Gondangwetan). Diapun begitu antusias dengan ajang Piala Bupati Pasuruan Super League ini.

Kata Bastian panggilannya, turnamen seperti Piala Bupati ini sangat penting bagi sepakbola di Kabupaten Pasuruan. Karena dengan adanya piala bupati yang diikuti tim-tim dari kecamatan kali ini, dia yang kini juga sering melatih tim-tim sepakbola, bisa melihat pemain pemain muda atau senior secara menyeluruh.

“Kami berharap agar agenda piala bupati dilaksakan setiap tahunnya. Agar anak anak muda di setiap kecamatan, di desa, ada semangat serta gairah untuk berlatih dan bermain sepak bola,” beber Bastian..   

Selain Bastian, ada pula eks pemain yang bakal menjadi pelatih tim. Dia adalah Edy Winarno, yang akan melatih tim SS Purwodadi. Piala Bupati, kata Edy, akan menjadi awal kebangkitan  dunia sepak bola Pasuruan. Liga atau kejuaraan-kejuaran semacam ini adalah langkah utama yang dapat memperbaiki kualitas sepak bola dan segala rangkaiannya.

Termasuk terkait pembinaan dan menjaring potensi atlet sepak bola asli putra daerah Kab. Pasuruan.

“Semoga dengan diselenggarakan turnamen Piala Bupati Pasuruan pertama ini, bisa menjadi rantai tanpa putus. Sehingga sepak bola dan para pemain dari Kabupaten Pasuruan semakin memiliki kualitas dan kapasitas dalam bersaing dengan daerah-daerah lainnya di level nasional maupun kancah internasional,” beber Edy Winarno seraya berharap turnamen seperti ini dilaksanakan secara terintegrasi dan keberlanjutan. (fun)

Editor : Abdul Wahid
#Mas Rusdi #piala #sepakbola #bupati cup #turnamen