PASURUAN, Radar Bromo - Prestasi sejumlah atlet Kota Pasuruan di ajang Porprov IX tahun 2025 lalu mendapat atensi dari legislatif. Hanya meraih peringkat ke 29 atau turun tiga peringkat dari edisi sebelumnya.
Untuk mengerek prestasi atlet, dewan di DPRD Kota Pasuruan mendorong agar bonus prestasi yang diberikan bisa lebih baik dari porprov sebelumnya.
Dengan bonus yang besar, maka motivasi atlet menjadi lebih tinggi. Sehingga mereka semakin bersemangat untuk meraih prestasi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto mengungkapkan pihaknya mendorong agar bonus yang diberikan untuk peraih medali dalam porprov IX di Malang raya bisa lebih baik. Jika pemkot mampu, maka tidak jadi masalah.
Pada porprov 2023 lalu, peraih emas mendapatkan bonus sebesar Rp 30 juta, sementara peraih perah memperoleh bonus Rp 17,5 juta dan peraih perunggu diberi bonus Rp 10 juta. Namun pihaknya tetap menunggu usulan dari KONI.
"Belum masuk pembahasan APBD 2026. Tentu jika pemkot mampu memberikan bonus lebih tinggi kenapa tidak. Agar mereka termotivasi," jelasnya.
Politisi PKS ini menuturkan saat ini memang belum pembahasan APBD 2026. Sementara pemberian bonus Porprov akan dilakukan tahun depan.
Karena harus tepat sasaran, by name dan by address. Eksekutif-legislatif baru merampungkan pembahasan perubahan APBD (P-APBD) 2025.
"Memang idealnya dinaikkan. Tapi tetap harus melihat anggaran pemkot. Tapi kalau bisa naik, kami dukung penuh," jelas Ismu.
Ketua KONI Kota Pasuruan, Gangsar Sulistyarso menyebut rumusan soal bonus atlet porprov yang berprestasi belum dilakukan. Tapi pihaknya berniat minimal bisa diberikan serupa dengan porprov lalu. Jika memang bisa dinaikkan, bisa lebih baik.
"Nanti tunggu usai pengesahan APBD 2026. Kami inginnya naik. Tapi tetap lihat anggaran pemkot dan yang disetujui," tutur Gangsar.
Di Kota Probolinggo, KONI tak pernah berhenti terus menggali bibit atlet prestasi sebagai komitmen kuat dalam memajukan dunia olahraga. Tak terkecuali di kalangan pelajar. Melalui program unggulan bertajuk “KONI Goes To School” KONI membina dan meregenerasi atlet muda serta mendorong peningkatan prestasi olahraga sejak usia dini.
Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengembangan olahraga di tingkat daerah,, KONI Kota Probolinggo menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai sekolah.
Sinergi ini mencakup penyediaan fasilitas olahraga, pendampingan teknis oleh pelatih dan guru olahraga profesional, hingga promosi cabang-cabang olahraga potensial untuk menumbuhkan minat serta meningkatkan partisipasi siswa dalam dunia olahraga.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, kegiatan KONI Goes To School pernah digelar di di SMP Namira Kota Probolinggo Kuala pada Jumat, akhir Juli lalu.
Saat itu KONI menyampaikan bahwa tujuan utama dari program ini adalah memperkenalkan berbagai cabang olahraga yang dinaungi KONI kepada pelajar.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet berbakat di lingkungan sekolah. Selain cerdas, generasi muda juga harus sehat dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul secara fisik dan intelektual,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan atlet pelajar merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan olahraga Indonesia. KONI Kota Probolinggo berharap melalui program ini akan lahir generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, bahkan di kancah nasional maupun internasional.
Lebih dari sekadar meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga, KONI Goes To School juga bertujuan menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat di lingkungan sekolah.
Untuk mendukung hal tersebut, KONI secara rutin menyelenggarakan pelatihan, kompetisi, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya sebagai bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan.
“Pembinaan sejak usia dini adalah fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan. Selain itu, pendekatan ini juga bertujuan mengarahkan pelajar ke kegiatan positif dan menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang,” tegas Iwan seraya menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan yang peetama dilaksanakan dan akan terus berlanjut sebagai program unggulan KONI Kota Probolinggo, pungkasnya. (riz/mas/fun)
Editor : Abdul Wahid