PASURUAN, Radar Bromo-Dua puluh empat tim sepakbola di Kabupaten Pasuruan bakal mengikuti turnamen Piala Bupati Pasuruan Super League tahun 2025.
Ajang yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan insan sepakbola di Kabupaten Pasuruan ini bakal dihelat mulai awal September. Semua tim sudah siap untuk menjunjung tinggi sportivitas.
Turnamen yang digelar untuk memperingati hari Kemerdekaan RI dan hari jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 tersebut, akan memperebutkan hadiah total lebih dari dua ratus juta rupiah.
Turnamen yang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Bromo ini bakal berlangsung seru karena 24 tim yang mewakili 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, sudah menyiapkan diri demi menjadi juara.
Senin sore (4/8) drawing atau pengundian sudah digelar di ruangan Mpu Sendok kantor Bupati Pasuruan di Raci, Bangil.
Drawing bahkan disajikan lewat live streaming di channel Radar Bromo tivi. Tak hanya menjunjung sportivitas. Semua tim juga bersemangat untuk menggairahkan sepakbola.
Seperti kata Bupati Pasuruan Wabup Shobih Asrori yang membuka acara frawing Piala Bupati ini bukan hanya menjadi turnamen bergengsi. Tetapi juga untuk menjaring bibit handal pemain masa depan.
"Dimanajeri masing-masing camat, turnamen ini akan jadi ajang untuk membuktikan bahwa Kabupaten Pasuruan punya banyak pemain sepakbola berpotensi," terang Gus Shobih.
Ada empat lapangan yang akan dijadikan venue selama babak penyisihan. Keempatnya yaitu lapangan Ahmad Yani di Kecamatan Grati; Lapangan CJI di Kecamatan Rejoso; lapangan Plumbon di Kecamatan Pandaan dan lapangan Ngadimulyo di Kecamatan Sukorejo.
Keempat venue ini dinilai paling layak untuk menggelar turnamen setelah sebelumnya disurvei panitia.
Dalam turnamen ini, tim diperbolehkan memakai gabungan pemain senior dan junior. Namun setiap tim wajib menyertakan pemain asli dari kecamatan setempat. Dan hanya boleh memakai tiga pemain dari luar kecamatan.
Kombinasi ini tentu akan menjadikan pertandingan layaknya liga kelas atas, karena tak sedikit tim-tim merekrut pemain dari liga profesional.
Seperti yang diungkapkan Romi Firmansyah, pelarih tim dari Kecamatan Prigen. Dia mengaku sudah melakukan persiapan meski baru tahap awal.
"Mayoritas pemain lokal. Tapi ada juga pemain dari liga profesional," beber pria yang menjadi asisten manajer tim Porprov Kabupaten Pasuruan.
Hal yang sama diungkapkan Kasianto, pelatih tim Kecamatan Sukorejo. Pria yang pernah menangani Persekabpas itu juga ingin timnya meraih juara.
"Saya ini kan asli Sukorejo. Tentu harus memberikan yang terbaik untuk kecamatan tempat saya," beber Kasiyanto. (fun)
Editor : Fandi Armanto