BANGIL, Radar Bromo – Gempita Porprov IX Jawa Timur 2025 terus menyajikan kabar baik bagi Kabupaten Pasuruan.
Meski posisinya tergeser, kontingen daerah ini terus menambah pundi-pundi emas. Terutama dari arena pertarungan keras.
Di hari terakhir, cabang olahraga (cabor) Muaythai dan Tinju kompak menyumbang medali tertinggi demi mengatrol posisi Pasuruan di daftar klasemen sementara.
Dari kerasnya arena Muaythai, seorang pahlawan baru muncul. Ali Ridho menunjukkan dominasinya di Kelas -67 Kg Putra.
Dengan teknik dan kekuatan yang tak tertandingi, Ali Ridho berhasil mengunci kemenangan emas, menegaskan superioritasnya di atas ring dan membawa pulang kebanggaan untuk Pasuruan.
Di babak final, Ali Ridho berhasil mengalahkan Mochamad Ilham Bintang dari Kabupaten Blitar.
Sementara itu, di gelanggang tinju, Arjun Setyawan tampil memukau. Bertanding di kelas Putra (19-23 Tahun) 75 Kg, Arjun melayangkan pukulan-pukulan presisi yang membuat lawannya tak berkutik.
Medali emas pun berhasil ia kalungkan, menambah daftar panjang atlet Pasuruan yang berjaya di Porprov kali ini.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasuruan, Mamat Aryo Setiawan, melayangkan pujian atas capaian ini.
Ia mengakui kerja keras dan semangat pantang menyerah para atlet menjadi kunci utama keberhasilan. "Kami bangga melihat dedikasi dan perjuangan atlet kami," tutur Mamat.
Total sampai dengan Sabtu (5/7) pukul 19.00, ada 30 emas, 35 perak, dan 38 perunggu, yang dikoleksi kontingan Kabupaten Pasuruan.
Capaian itu berakumulasi menjadi 228 poin. Jumlah itu tak cukup untuk mengkatrol posisi Kabupaten Pasuruan karena harus turun ke peringkat delapan, digeser tuan rumah Kota Batu.
"Persaingannya memang cukup ketat. Tapi kami melihat hasilnya luar biasa dan membanggakan," katanya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto