PASURUAN, Radar Bromo-Kontingen Kota Pasuruan akhirnya berhasil pecah telur meraih medali emas di ajang Porprov IX Jatim.
Medali itu disumbang dari cabang olahraga (cabor) IBCA MMA. Cabor ini juga menyumbang 1 perak dan 3 perunggu.
Satu medali emas itu diraih Regita Cahya Kirana yang turun di nomor standing fight 16-17 tahun kelas 56,7 Kilogram putri.
Regita yang masih duduk di bangku kelas 11 SMAN 3 Pasuruan itu, mengalahkan Gantari Sukma Rania Awandini, atlet asal Kabupaten Blitar.
Sementara 1 perak diraih oleh Afiska Mauludiyah di nomor standing fight 16-17 tahun kelas 45,0 Kilogram putri.
Sedangkan 3 perunggu diraih Afrizal Bagas Prasetyo (nomor standing fight 18-23 tahun kelas 56,7 Kg putra); Nur Alam Alighozi (nomor standing fight 16-17 tahun kelas 61,2 Kg putra).
Satu medali perunggu lagi disumbang Annisa Nala Maulidiah (nomor standing fight 18-23 tahun kelas 56,7 Kg putri).
Pelatih IBCA MMA Kota Pasuruan Frenky Sutedjo mengatakan, satu emas ini sudah lebih dari targetnya.
Meski total medali di Porprov IX Jatim, masih kalah dengan raihan medali Porprov VIII yang saat itu meraih 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu.
“Di Porprov IX kali ini, kami memang menargetkan hanya satu emas saja dari total 8 atlet yang diturunkan. Dan memang hanya Regita yang potensial untuk meraih emas, dari total 5 atlet putri,” beber Frenki.
Regita yang meraih emas, melakoni tiga kali pertandingan di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Selama tiga kali laga, dia sukses meraih kemenangan, hingga menutup laga final dengan kemenangan pada Selasa (24/6) malam.
Dari situs Porprov IX Jatim, Kota Pasuruan toital sudah mengumpulkan enam medali. Lima dari cabor IBCA MMA, dan satu medali dari cabor Hapkido.
Atas raihan itu, Kota Pasuruan sementara berhasil menduduki peringkat 23 dari total 39 kontingen Porprov IX Jatim. (fun)
Editor : Fandi Armanto