BANGIL, Radar Bromo – Kontingen Kabupaten Pasuruan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 kembali menoreh prestasi.
Medali emas perdana cabang olahraga (cabor) taekwondo didapat, berkat penampilan gemilang Putra Bagus Maulana di kelas under 80 kg.
Dari enam atlet taekwondo yang dikirim, empat di antaranya sudah bertanding dan satu medali emas berhasil diraih.
Dua atlet lainnya masih menanti jadwal tanding. Pada partai final, Putra Bagus Maulana berhadapan dengan lawan tangguh dari Pamekasan, yang dikenal memiliki kekuatan tendangan kaki kanan yang luar biasa.
Namun, di bawah arahan pelatihnya, strategi matang berhasil diterapkan.
Pelatih taekwondo Kabupaten Pasuruan, Farrys Nugroho Wicaksono, mengungkapkan strategi yang membawa Putra Bagus meraih kemenangan.
“Strategi kami tunggu lawan masuk dulu, cancel, baru serang balik. Hanya defend,” jelas Farrys.
Ia juga memuji mental atlet mudanya yang luar biasa. Menurutnya, Putra Bagus Maulana masih duduk di kelas 1 SMA, yang berarti berpotensi untuk mengikuti dua hingga tiga kali gelaran Porprov ke depan. “Ini tentu menjadi aset berharga bagi Pasuruan,” sambungnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasuruan, Mamat Aryo Setiawan, turut memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan heroik Putra Bagus.
Ia mengungkapkan, bahwa Putra Bagus memiliki riwayat asma yang sempat kambuh setelah pertandingan semifinal.
“Perjuangan atlet luar biasa. Punya riwayat asma setelah semifinal, tidak sampai ganggu pertandingan,” ungkap Mamat.
Tim medis dan pelatih sigap melakukan penanganan sehingga Putra Bagus bisa pulih dan tampil maksimal di final.
“Final sudah recovery tim medis dan pelatih. Tetap maksimal di final,” ujar Mamat. (tom/one)
Editor : Fahreza Nuraga