PASURUAN, Radar Bromo - Hibah yang diterima KONI Kota Pasuruan lebih rendah dari tahun lalu. Koni menerima hibah sebesar Rp 3,2 miliar. Lebih kecil Rp 170 juta dari yang diterima pada 2024.
Ketua Koni Kota Pasuruan, Gangsar Sulistyarso mengungkapkan, awalnya KONI mengusulkan hibah tahun ini Rp 9,9 miliar.
Usulan ini dikarenakan ada hajatan Porprov Jatim yang rencananya dihelat Juni mendatang.
Jelas even bergengsi regional ini membutuhkan anggaran. Terutama untuk kebutuhan atlet kota yang akan diberangkatkan ke Malang-Batu, lokasi penyelenggaraan Porprov Jatim tahun 2025.
Namun ternyata usulan yang diterima hanya Rp 3,2 miliar. Lebih rendah dari yang diterima tahun lalu Rp 3,37 miliar.
"Karena ada event besar di jatim dua tahunan itu, kami usulkan hampir Rp 10 miliar. Untuk akomodasi dan transportasi atlet," katanya.
Namun KONI tetap menerima hibah yang diterima tahun ini. Apalagi banyak daerah di Indonesia mengalami hal serupa. Dampak adanya efisiensi karena himbauan presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya alokasi anggaran paling besar untuk menyukseskan porprov. Koni mengalokasikan Rp 1,081 miliar.
Digunakan untuk transportasi, penginapan, hingga uang saku bagi atlet selama mereka bertanding.
"Kami maksimalkan hibah yang diberikan pemkot. Pos alokasi terbesar untuk porprov," tutur Gangsar. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid