Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Detik-Detik Laga Persekabpas v Tornado FC Berakhir Ricuh, Suporter Turun Lapangan, Ini Tanggapan Manajemen Sakera

Rizal Syatori • Jumat, 14 Februari 2025 | 02:40 WIB
LEPAS KENDALI: Striker Persekabpas Rickho Hardiansyah (mengenakan rompi) mengejar penjaga gawang Tornado FC usai laga. Melihat pemain kejar-kejaran, suporter pun ikut turun lapangan.
LEPAS KENDALI: Striker Persekabpas Rickho Hardiansyah (mengenakan rompi) mengejar penjaga gawang Tornado FC usai laga. Melihat pemain kejar-kejaran, suporter pun ikut turun lapangan.

BANGIL, Radar Bromo-Dobel malu. Sudah Persekabpas dikalahkan Tornado FC di kandang sendiri, laga yang digelar di stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (13/2) itu juga berakhir ricuh.

Suporter tuan rumah melempar sejumlah benda ke lapangan. Tak hanya itu, sejumlah penonton pun turun ke lapangan.

Usai wasit Dwi Purba Adi Wicaksana meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan skor akhir 1-2 untuk Tornado FC, para pemain Persekabpas tampak masuk ke dalam stadion, mengejar kiper Tornado FC.

Tak lama kemudian, tanpa komando, sejumlah suporter dari tribun ekonomi, berlarian masuk ke dalam stadion.

TENSI TINGGI: Penjaga gawang Tornadi FC jadi sasaran amuk penggawa Persekabpas karena dianggap kerap mendelay bola.
TENSI TINGGI: Penjaga gawang Tornadi FC jadi sasaran amuk penggawa Persekabpas karena dianggap kerap mendelay bola.

Seketika itu, Marshal dan Stewart, beserta petugas keamanan dari TNI-Polri, berusaha mengamankan wasit dan perangkat pertandingan.

Petugas juga berupaya mengamankan para pemain kedua tim, saat keluar dari tepi lapangan hingga masuk ke ruang ganti pemain.

Merasa tak puas, sejumlah suporter juga tampak merusak papan yang ada di tepi lapangan. Selain itu, juga terlihat keributan antar suporter sendiri terjadi.

Penjaga gawang Tornado FC lari usai dikejar-kejar pemain Persekabpas. Ia dinilai kerap mengulur-ngulur waktu.
Penjaga gawang Tornado FC lari usai dikejar-kejar pemain Persekabpas. Ia dinilai kerap mengulur-ngulur waktu.

Tanggapan Manajemen Persekabpas

Kericuhan di akhir laga itu mendapat tanggapan dari Manager Persekabpas Gaung Andika Ranggi Purbangkara.

Saat ditemui awak media, Gaung mengaku pihaknya kini hanya bisa pasrah menunggu keputusan komisi disiplin (Komdis).

"Terkait kericuhan yang terjadi, konsekuensi sanksi tunggu sidang komdis," ujarnya.

Gaung -sapaan akrabnya- lebih lanjut mengatakan, bila komdis memberi sanksi Persekabpas, maka komite wasit juga perlu dievaluasi.

"Halus sekali permainannya, luar biasa. Lucu sekali," tuturnya.

 Ketua Sakeramania –julukan supporter Persekabpas- Rosul saat ditemui juga ikut berkomentar.

Penjaga gawang Tornado FC lari dari kejaran pemain dan ofisial Persekabpas.
Penjaga gawang Tornado FC lari dari kejaran pemain dan ofisial Persekabpas.

"Sebenarnya suporter Persekabpas kecewa. Karena dari awal, kiper dan wasit banyak men-delay waktu," ujarnya.

Rosul lebih lanjut menuturkan, kericuhan itu terjadi spontan. Ketika peluit pertandingan berakhir, memang ada kericuhan pemain.

 "Itu yang membuat teman-teman suporter terpancing. Masuk ke dalam lapangan. Alhamdulillah bisa dikendalikan, tidak sampai melebar dan tidak bakar-bakar," ujarnya.

Rosul dengan koordinator sakeramania lainnya juga menghimbau ke suporter atau teman-teman lainnya untuk menjaga nama Kabupaten Pasuruan dan Persekabpas. "Kami lelah, tapi kita tidak menyerah," tegasnya.

DIKEPUNG: Penjaga gawang Tornado FC dikepung penggawa Persekabpas.
DIKEPUNG: Penjaga gawang Tornado FC dikepung penggawa Persekabpas.

Sementara itu, pertandingan Persekabpas Vs Tornado FC disaksikan penonton sebanyak 3.655.

Total pengamanan yang dikerahkan, kurang lebih sekitar 500 orang. Antara lain dari Polres Pasuruan, Brimob, Kodim, CPM, Satpol PP, petugas damkar dan media, juga marshal dan stewart.

“Kami melakukan pengamanan sesuai SOP," kata Kabagops Polres Pasuruan AKP Tulus Adhi.

Para suporter ikut turun ke lapangan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Para suporter ikut turun ke lapangan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

Selesai pertandingan terjadi kericuhan, SSO minta bantuan pengamanan wasit dan perangkat pertandingan, serta para pemain.

"Pengamanan kami dari tepi lapangan, lorong hingga ruang ganti pemain," jelasnya.

Usai pertandingan, tim dari Persekabpas pulang lebih dulu meninggalkan stadion R. Soedrasono.

Jelang petang, wasit dan perangkat pertandingan meninggalkan stadion naik kendaraan Barakuda dari Brimob.

Sejumlah suporter Persekabpas turun lapangan usai wasit meniup peluit akhir pertandingan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Sejumlah suporter Persekabpas turun lapangan usai wasit meniup peluit akhir pertandingan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

Termasuk bersamaan dengan bus rombongan para pemain Tornado FC. Bus Tornadi FC mendapat pengawalan ketat petugas sepanjang perjalanan. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#persekabpas #pasuruan #manajemen #stadion r soedrasono #suporter #liga 3 #liga nusantara #ricuh #Tornado FC #bangil