KEDOPOK, Radar Bromo-Dokter Aminuddin, Walikota Probolinggo terpilih menyerahkan sepenuhnya pemilihan calon ketua KONI Kota Probolinggo.
Siapapun calon ketua KONI, harus punya komitmen untuk membawa prestasi olahraga Kota Probolinggo. Minimal masuk 15 besar dalam Porprov Jatim 2025.
Hal itu disampaikan dokter Aminuddin selepas penyempurnaan pra Musorkot 2025 di Gor Mastrip.
Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Aminuddin mengatakan, sesuai harapan cabor-cabor, dalam Porprov Jatim 2025, Kota Probolinggo bisa naik peringkat dari 24 ke peringkat 15 besar.
Tentunya, target prestasi Porprov itu, menjadi tolak ukur dalam pemilihan calon ketua KONI.
Kata Aminuddin, seorang ketua atau pemimpin KONI, harus dapat membawa gerbongnya ke arah yang jelas. Baik itu dalam proses, maupun peningkatan prestasi atlet.
”Pertama harus tahu waktu. Artinya, ketua KONI itu harus fokus untuk prestasi olahraga. Jangan nyambi-nyambi lagi. Karena waktu itu sangat penting untuk pembinaan atlet,” katanya.
Kedua, dikatakan Aminuddin, soal pembiayaan dalam olahraga. Ketua KONI harus mampu dalam manajemen keuangan.
Mengingat anggaran KONI terbatas. Sehingga, secara efektif dan efisien, dana hibah tersebut digunakan untuk proses peningkatan prestasi atlet. Begitu juga paham akan penggunaan hibah.
”Karena itu saya minta, dana hibah KONI nantinya untuk administrasi atau sekretariat 25 persen dari hibah. Karena sebelumnya 60 persen lebih untuk sekretariat dan hanya 40 persen untuk cabor,” ungkapnya.
Sebab itulah, calon ketua KONI yang akan dipilih, tentu calon profesional dan mampu membawa gerbong KONI berprestasi. ”Dalam jangka waktu 5 tahun ini paling tidak bisa naik 10 besar,” harapnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid