PROBOLINGGO, Radar Bromo-Posisi Persipro 1954 di Liga 4 belum aman. Sebab di laga perdana babak 32 besar lalu, tim besutan Ahmad Junaidi itu hanya meraih satu poin lantaran bermain imbang 1-1.
Kamis ini (23/1) Persipro 54 akan melawan tim tuan rumah yakni Banyuwangi Putra di Lapangan Bimasakti, Banyuwangi.
Tentu melawan tuan rumah bukanlah hal yang mudah. Apalagi di laga perdananya, Banyuwangi Putra berhasil mengalahkan Perssu Madura City dengan skor 3-0.
Media Officer Persipro 1954, Tri Oktavian mengatakan bahwa timnya sudah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya. Saat melawan Mitra Surabaya, timnya sempat tertinggal 1-0.
“Mereka berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas dari Husein,” katanya.
Untungnya arek-arek Persipro tak patah arang. Di menit ke 19, Persipro 1954 berhasil membuat skor jadi imbang 1-1 melalui tendangan dari Pandu Winata. Skor bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tri mengatakan dari pertandingan tersebut, pihaknya pun melakukan evaluasi. “Kami melakukan evaluasi pada barisan belakang. Sebab gol terjadi akibat pelanggaran yang ada di dekat garis 16 besar,” kata Tri.
Menghadapi Banyuwangi Putra, Tri mengatakan, jajaran kepelatihan Persipro 1954 memiliki strategi khusus.
Target kemenangan di pertandingan tersebut harus diraih supaya posisi Persipro tetap aman.
Secara materi, Tri yakin, Banyuwangi Putra dinilai merupakan lawan yang lebih ringan dibandingkan Mitra Surabaya.
Namun tak lantas membuat Persipro 1954 gegabah. Para pemain tak boleh menganggap remeh tuan rumah.
Minimal para pemain harus mewaspadai pergerakan lawan yang punya pemain cepat di lini tengah.
“Target kami 3 poin. Beberapa pemain dengan akumulasi kartu juga kami ganti, seperti M Romy. Kami juga menyiapkan pemain yang kemarin tidak berlaga akibat akumulasi kartu,” ujar Tri. (gus/fun)
Editor : Fahreza Nuraga