Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persekabpas Hadapi Persiba Bantul, Waspada Lawan Main Lepas, Ini yang DIsiapkan Laskar Sakera untuk Jaga Peluang Lolos Enam Besar

Rizal Syatori • Sabtu, 18 Januari 2025 | 14:05 WIB

 

 

ON FIRE: Kapten Ricko Hardiansyah, M Nurhacqiqi, M Rexa Abdi dan kemungkinan akan menjadi starting eleven di laga melawan Persiba Bantul, sore nanti.
ON FIRE: Kapten Ricko Hardiansyah, M Nurhacqiqi, M Rexa Abdi dan kemungkinan akan menjadi starting eleven di laga melawan Persiba Bantul, sore nanti.

PASURUAN, Radar Bromo–Skuadra Persekabpas tinggal menyisakan tiga laga lagi di putaran kedua babak penyisihan Grup B Liga Nusantara.

Total poin yang dikumpulkan sudah 18 dan Laskar Sakera berada di peringkat ketiga klasemen sementara.

Tapi ini belum aman karena di bawahnya ada Waanal Brother FC yang punya poin 15.

Inilah yang membuat tim besutan Masdra Nurriza dan Irfan Junaidi, tak boleh jemawa. Salah saedikit saja, mereka bisa tergelincir dari posisi tiga klasemen. Jika itu terjadi, makai impian Laskar Sakera untuk lolos ke babak 6 besar, harus pupus.

Alasan itulah yang membuat Masdrago-panggilan akrab pelatih Persekabpas, meminta agar anak asuhnya tetap konsisten.

Meski lawan mereka di laga berikutnya adalah Persiba Bantul, Masdrago menginstruksikan agar Nofi Atmaja CS pantang untuk meremehkan.

Bertanding di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, kick off antara Persekabpas dan Persiba Bantul digelar pukul 15.00.

Masdrago mewanti-wanti agar pemainnya harus waspada dengan Persiba Bantul yang pasti akan bermain lepas.

“Kami harus all out dan optimistis untuk merebut atau mendapatkan tiga poin,” Masdrago kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Secara matematis, Persiba Bantul sudah dipastikan tak bisa menyalip poin Persekabpas. Sampai di pertandingan keempat putaran kedua, tim yang dilatih Bambang Sumantri ini, baru mengumpulkan 8 poin dari 9 pertandingan. Sementara sisal aga di putaran kedua tinggal menyisakan 3 laga lagi.

Namun inilah yang patut diwaspadai Pesekabpas. Jelas Persiba Bantul akan bermain tanpa beban. Kondisi ini tak boleh diremehkan. Tim yang berlaga tanpa tekanan, justru terkadang bermain bagus.

Apalagi di putaran pertama lalu, Persekabpas nyaris kalah saat menghadapi Persiba Bantul. Perskabpas sempat ketinggalan dua gol. “Untungnya waktu itu kami bisa membalikkan keadaan dan menang 4-2,” kata Masdrago.

Namun dia tetap yakin arek-arek Laskar Sakera pasti semangat untuk meraih poin sempurna. Apalagi, sejumlah pemain yang sempat absen, kini bisa diturunkan. Seperti sang kapten Ricko Hardiansyah, Patrich Wanggai dan Nyoman Adi Parwa.

Namun untuk line up utama, dia menyebut, Persekabpas mungkin minus satu pemain karena akumulasi kartu.

Dia adalah Ardani dan sudah diantisipasi dengan pemain yang lain. Menginggat kualitas pemain yang lain juga sepadan.

“Ini menjadi momentum yang baik buat kami semua. Tiga poin besok (hari ini, red) adalah harga mati. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

Soal taktik atau strategi yang digunakan menghadapi Persiba Bantul, Masdrago mengatakan Persekabpas, dia masih menggunakan formasi 4-2-3-1.

Kemungkinan untuk posisi striker, dia akan menurunkan Ricko Hardiansyah. Sementara di belakangnya ada Ali Mashori, yang sejauh ini menjadi top skor Perskabpas.

Asli Mashori memang kerap diplot menjadi second striker. Dia juga menjadi tandem Ricko sewaktu sebelum sang kapten cedera.

Masdrago meminta agar Persekabpas tetap bermain ngeyel.  “Kami juga sudah pelajari pertandingan putaran pertama lawan Persiba Bantul,” ujarnya. (zal/fun)

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #persiba bantul #liga nusantara