BANGIL, Radar Bromo - Tiga poin sudah diraih Persekabpas saat berhasil menggasak PSM Kota Madiun 5-0, di laga perdana lalu. Kemampuan Persekabpas Pasuruan bakal kembali diuji sore ini (17/12).
Apakah mampu menumbangkan lawan dengan mudah atau malah tersungkur di laga kedua.
The Lassak-sebutan Persekabpas memang dihadapkan dengan problematika. Selain recovery yang singkat juga cideranya sang kapten tim, Ricko Hardiansyah. Hal ini, jelas akan mempengaruhi saat berlaga.
“Kami punya waktu recovery yang sangat sebentar. Ini yang menjadi tantangan di Liga Nusantara, karena tiap tiga hari sekali, anak-anak Persekabpas harus bertanding," kata head coach Persekabpas, Masdra Nurriza.
Belum lagi Persekabpas harus kehilangan sang kapten, Ricko Hardiansyah yang mengalami cedera saat laga perdana dan kemungkinan bakal absen lama.
Namun Masdra mengaku, masih memiliki pemain lain yang diplot untuk menjadi ujung tombak. Ada nama Nur Haqiqi atau Nofi Atmaja yang bisa dijadikan tukang gedor.
Hanya konsistensi pemain yang dibutuhkan bagi Persekabpas, jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Masdra pun yakin, di babak penyisihan tahap awal ini, Laskar Sakera mampu kompetitif.
"Kami juga memantau tim lain yang berlaga di Grup B ini dan terus menjadi evaluasi," beber Masdra.
Di laga sore nanti, lawan yang dihadapi adalah PSCS Cilacap. Laga bakal digelar di stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.
Persekabpas juga punya modal awal, karena PSCS Cilacap, pasti akan down karena di laga perdananya menuai hasil buruk.
“Kekalahan PSCS Cilacap saat melawan NZR Sumbersari, menjadi catatan bagi kami . Artinya kami bisa memaksimalkan kelengahan-kelengahan di tim PSCS Cilacap. Targetnya raih tiga poin,” beber pelatih Persekabpas Masdra Nurizza.
Saat ditanya siapa yang akan jadi strating eleven, Masdra hanya menyebut, kemungkinan tidak jauh berbeda dengan pertandingan pertama saat melawan PSM Madiun Sabtu (14/12) lalu. Hanya saja dipastikan, Ricko Hardiansyah tak bisa tampil.
Begitu juga dengan pergantian pemain saat lagan anti, Masdra belum bisa memutuskan. Dia sementara melihat perkembangan dan kondisi setiap pemain hingga jelang pertandingan.
Begitu juga saat ditanya strategi permainan seperti apa yang akan diterapkan di lapangan sore nanti.
Eks pelatih Persekap dan Persibo itu tetap mengacu dan sesuai dengan ciri khas Persekabpas selama ini. Pemain harus tampil ngotot dan ngeyel.
“Kami instruksikan ke para pemain kuat dalam penguasaan bola, kreativitas serangan, juga menjaga kekonsistenan dalam mencetak gol,” tuturnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid