Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

RANS Nusantara Kembali Tak Berdaya, Usai Digasak Tiga Gol Tanpa Balas Deltras

Fahrizal Firmani • Minggu, 8 Desember 2024 | 17:55 WIB
PERTAHANAN LEMAH: Pemain RANS Nusantara FC saat berlaga. Buruknya pertahanan di laga kemarin membuat gawang RANS Nusantara kebobolan empat kali.
PERTAHANAN LEMAH: Pemain RANS Nusantara FC saat berlaga. Buruknya pertahanan di laga kemarin membuat gawang RANS Nusantara kebobolan empat kali.

PASURUAN, Radar Bromo-Hasil negatif kembali diraih oleh RANS Nusantara. Dalam lanjutan liga dua, klub milik Raffi Ahmad itu harus menelan kekalahan 0-3 dari lawannya Deltras.

Bermain di kandang lawan, Stadion Supriyadi, Sidoarjo, RANS kesulitan mengembangkan permainan.

Gol yang diperoleh oleh Deltras dalam pertandingan ini dicetak di babak pertama. Melalui brace oleh Thaufan Hidayat di menit ke 35 dan menit 45+2.

Serta gol Emerson Oliveira di menit ke 39 melalui titik putih. Sementara babak kedua, tidak ada gol yang tercipta.

Hasil ini memperpanjang tren negatif yang diraih oleh RANS. Sebelumnya, dalam pertandingan melawan Gresik United di Stadion Untung Suropati, anak asuhan Edi Sudiarto ini harus menyerah 0-2.

Hasil ini membuat posisi Rans Nusantara di klasemen grup tidak berubah.

Mereka berada di peringkat ketujuh atau satu tingkat diatas juru kunci grup, Persewar.

Dalam 10 laga, Rans hanya mengumpulkan sembilan poin. Hasil dadi dua kemenangan, tiga kali imbang dan lima kali kalah. Dengan gol memasukan tiga dan keboblan 13 gol.

Jalannya pertandingan sebenarnya berjalan seimbang. Kedua tim bermain menyerang sejak awal laga.

Gol bari tercipta di menit ke 35 oleh Thaufan Hidayat. Ketinggalan satu gol membuat Rans berupaya lebih menekan untuk menyamakan kedudukan.

Namun, selang empat menit kemudian, Deltras kembali menambah keunggulan melalui titik putih yang dieksekusi oleh Emerson Oliveira.

Dan menjelang turun minum, Deltras kembali menambah keunggulan melalui Thaufan Hidayat di injury time. Tertinggal tiga gol membuat Rans tertekan dan kesulitan mencetak gol.

Edi Sudiarto, coach RANS Nusantara menyebut ketertinggalan tiga gol di babak pertama membuat anak asuhnya tertekan.

Mental pemain terganggu. Sehingga kesulitan mengembangkan permainan. Akibatnya serangan mudah terbaca lawan.

Ia tidak menampik, kondisi ini terjadi karena tidak adanya pemain asing yang bisa diturunkan.

Dua pemain, Joalisson Santos asal Brazil dan Ismael Dunga asal Kenya kembali ke negaranya.

Sementara Bektur Talal Uglu asal Kysgirstan masih terkendala dengan dokumen izin di imigrasi.

"Kami ucapkan selamat kepada Deltras. Mereka bermain lebih baik daripada kami. Semoga saat play off, kami bisa menambah pemain asing," katanya.

Sementara Soegiantoro, coach Deltras menyebut pihaknya puas dengan permainan anak asuhnya.

Kemenangan tiga gol tanpa balas ini penting, untuk mengamankan posisi Deltras agar bisa lolos ke babak delapan besar.

Pihaknya tidak memiliki pilihan kecuali memenangkan semua pertandingan. (riz/one)

Editor : Fahreza Nuraga
#Rans Nusantara #sepak bola #deltras