BANGIL, Radar Bromo - Pasuruan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah olahraga Jawa Timur.
Di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2024 yang digelar di GOR Saka, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan keluar sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat.
Prestasi gemilang ini diraih berkat performa apik para atlet muda berbakat asal Bumi Sakera.
Empat medali emas berhasil dikumpulkan oleh kontingen Pasuruan. Nama-nama seperti Muhammad Andhika Prayoga, Farahdina Hamdi, Michele Kirana Tritha Santoso, dan Fikrul Fathoni kini bersinar sebagai bintang baru pencak silat Jawa Timur.
Keberhasilan mereka tak lepas dari bimbingan intensif pelatih Muhammad Liharjo dan Trias Rudi Santoso.
"Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Anak-anak sudah berlatih keras, dan akhirnya bisa membuktikan kemampuan terbaiknya di ajang ini," ujar Liharjo.
Liharjo mengatakan, Kabupaten Pasuruan menjadi juara umum setelah mengoleksi empat medali emas di nomor pertandingan berbeda.
Antara lain kelas A putri, A putra, H Putra, E putri. Selain itu, medali perunggu berhasil diperoleh oleh Muhammad Yusuf. Irmasyah dari SMA Negeri Olahraga Jawa Timur dan Eka Febrian Saputra dari SMKN 1. Mereka bertanding di kelas I putra dan D Putra.
"Alhamdulillah dari 16 atlet yang kami kirim, Kabupaten Pasuruan keluar sebagai juara umum," tambahnya.
Luar biasanya, persiapan atlet Pasuruan menuju POPDA terbilang singkat, hanya dua minggu.
Namun, semangat juang dan dedikasi tinggi para atlet mampu mengatasi segala tantangan.
"Sebelum TC (training centre, red), mereka sudah berlatih mandiri di sasana masing-masing," katanya.
Sehingga selama TC, tim pelatih hanya fokus mengasah teknik dan mental bertanding.
Beberapa teknik terutama yang dipertajam seperti teknik jatuhan dan teknik bertahan.
Liharjo mengatakan dua teknik itu paling umum diperlukan ketika turun dalam sebuah pertandingan.
"Kami bersyukur ternyata anak-anak mampu menghadapi setiap pertandingan dengan baik," katanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan Mujiono juga mengaku bangga dengan capaian atlet silat tersebut. Apalagi, prestasi itu diraih ketika cabang olahraga silat menjadi satu-satunya pembuka ajang POPDA.
”Kami cukup bangga dengar kabar ini. Silat memang cabor yang lebih dulu dimulai pertandingannya. Dan kami harap prestasi ini bisa memotivasi atlet dari cabor lain yang baru berangkat Senin depan,” kata Muji. (tom/fun)
Editor : Abdul Wahid