Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Baru Dua Tahun Berdiri, Atlet Dayung Kota Probolinggo Ikut Sumbang Perak untuk Jatim di PON XXI

Inneke Agustin • Senin, 16 September 2024 | 18:35 WIB
RAIH PERAK: Ketua PODSI Kota Probolinggo Sugito Prasetyo (paling kiri) bersama Aprianto (ketiga dari kiri) usai penyerahan medali kelas Rowing Coxless Paris pada PON XXI Aceh-Sumut, Jumat (13/9).
RAIH PERAK: Ketua PODSI Kota Probolinggo Sugito Prasetyo (paling kiri) bersama Aprianto (ketiga dari kiri) usai penyerahan medali kelas Rowing Coxless Paris pada PON XXI Aceh-Sumut, Jumat (13/9).

 

 PROBOLINGGO, Radar Bromo - Meski baru dua tahun dibentuk, cabor dayung Kota Probolinggo mampu meraih prestasi membanggakan.

Atlet dayung asal Kota Probolinggo Aprianto berhasil menyumbang medali perak untuk kontingen Jatim di ajang PON XXI Aceh-Sumut.

Aprianto mempersembahkan medali perak melalui kelas Rowing Coxless Pairs (M2-). Ia berpasangan dengan Rofiq Bahari, mewakili Jawa Timur.

“Pasangan dayung ini tam­pil memukau di babak final yang berlangsung di Waduk Keuliling, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/9). Mere­ka menunjukkan ketanggu­hannya di lintasan air,” kata Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Probolinggo, Sugito Prase­tyo.

Menurutnya, Kota Probo­linggo memang hanya mem­berangkatkan Aprianto untuk cabor dayung di PON XXI.

Dia bertanding di be­berapa kelas pertandingan. Antara lain, Rowing Coxless Pairs (M2-), Rowing Coxless Pairs (M4-), dan Rowing Coxless Pairs (8+).

“Namun untuk saat ini yang berhasil memperoleh medali baru di nomor kelas Rowing Coxless Pairs (M2- ),” katanya.

Meski demikian, Sugito mengaku sangat bersyukur atas perolehan medali per­ak ini.

Mengingat pihak lawan di babak final me­miliki kemampuan yang tak kalah hebat. Antara lain, kontingen Jawa Barat, Su­matera Selatan, Riau, DKI Jakarta, dan Sulawesi Ten­gah.

“Pada babak final, Apri­anto berhasil finish dalam waktu 07:03 detik. Sedang­kan posisi pertama diraih Jawa Barat dengan waktu tempuh 07:00 detik. Selisih 3 detik,” jelasnya Sugito.

Sugito pun berharap, ke­berhasilan Aprianto ini dapat mejadi motivasi ba­gi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berprestasi. Baik di kancah nasional, maupun yang lebih tinggi.

Dukungan juga datang dari Pemkot Probolinggo. Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis memberikan apresiasi kepada atlet yang telah mengharumkan nama kota.

Dia pun berharap, prestasi-prestasi itu dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di ma­sa mendatang.

“Alhamdulillah atlet kami terus mendulang medali dalam event PON XXI ini. Cabor ini juga layak diper­hitungkan, dilakukan pem­bibitan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Kami berharap bisa lebih banyak atlet dayung yang mengik­uti jejak Aprianto,” harapnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#aceh #PON XXI #Kota Probolinggo #dayung #sumut #jatim