Setelah Dimas Lukito Wardhana yang berhasil meraih emas dan perak, dua atlet Muaythai asal Kabupaten Probolinggo menambah pundi-pundi medali untuk Jawa Timur dalam ajang PON XXI Aceh-Sumut.
Kedua atlet berhasil meraih medali perak dan perunggu. Prestasi ini semakin mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan kekuatan atlet-atlet muda Kabupaten Probolinggo di tingkat Nasional.
Kedua atlet tersebut adalah Erfin Nofitarini berhasil meraih medali perunggu di kategori Elit 54 Kg. Sementara rekannya, Ikke Nurhayati menyabet medali perak di kategori Elit 48 Kg.
Kedua medali tersebut diraih dalam lanjutan pertandingan cabang olahraga Muaythai di Bale Meuseraya, Banda Aceh, Selasa (10/9) lalu.
Raihan medali ini semakin memperkuat posisi kontingen Jawa Timur di cabang olahraga Muaythai yang sebelumnya sudah mengoleksi prestasi gemilang melalui atlet Dimas Lukito Wardhana.
Dimas berhasil membawa pulang medali emas di kategori Muay Boran dan perak di kategori Muay Robic.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi para atlet ini.
“Ini adalah suatu prestasi yang sangat membanggakan bagi Kabupaten Probolinggo, terlebih lagi bagi kedua orang tua mereka. Ini levelnya Nasional, sangat luar biasa. Meskipun dalam hati kecil saya berharap Ikke, Erfin dan Dimas semuanya meraih emas,” katanya.
Zainul menambahkan, meskipun KONI tidak menargetkan perolehan medali emas secara keseluruhan, capaian perak dan perunggu di ajang sebesar PON tetap menjadi kebanggaan tersendiri.
Dari tiga atlet Muaythai asal Kabupaten Probolinggo, semuanya meraih prestasi dengan membawa medali.
“Ini skalanya nasional. Capaiannya sudah luar biasa. Kami berharap dengan pencapaian yang diraih cabang olahraga Muaythai ini akan memacu semangat cabang olahraga lain untuk berprestasi di PON,” ungkapnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid