PASURUAN, Radar Bromo-Persekabpas di ambang sejarah. Peluang Persekabpas untuk naik kasta ke Liga 2 kini terbuka lebar. Itu setelah Laskar Sakera –julukan Persekabpas- Sabtu siang (1/6) berhasil memenangi laga keduanya di babak 8 besar Liga 3 Zona Nasional.
Tim dengan warna kebesaran oranye itu berhasil menekuk Adhyaksa Farmel FC dengan skor tipis 2-1 (1-0).
Kemenangan itu mendongkrak posisi Persekabpas di Grup A yang kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara.
Laskar Sakera keluar dari juru kunci Grup A. Karena di laga lainnya, Persikas Subang kalah 2-0 atas Dejan FC.
Di laga yang berlangsung di Stadion Benteng Rebor Kota Tangerang, Yuansyah Nugraha Saputra layak menjadi man of the match. Sebab berkat tendangannya di injury time, Persekabpas akhirnya unggul dan menutup laga menjadi 2-1.
Jalannya Laga
Laga antara Adhyaksa Farmel FC dan Persekabpas, berjalan sengit. Adhyaksa yang di laga perdananya berhasil menang, tak memberikan ruang bagi Persekabpas. Sebab, mereka ingin meraih tiga poin untuk mengamankan posisi di Grup A.
Sementara Persekabpas, juga sama. Sejak menit awal, pasukan Subangkit itu beberapa kali menekan. Berbeda dengan laga perdana.
Serangan Persekabpas begitu atraktif. Apalagi dengan adanya Ricko Hardiansyah yang sejak menit awal, mendapat pengawalan ketat dari Adhyaksa Farmel FC.
Ricko pula yang mengawali gol Persekabpas di babak pertama. Top skor Persekabpas itu mulanya mendapat umpan. Dia lalu berhasil mengecoh pemain belakang The Attorneys (julukan Adhyaksa Farmel FC). Hingga akhirnya dia dilanggar di kotak 12. Wasit pun menunjuk titik putih.
Ricko pula yang menjadi algojo. Striker bernomor punggung 9 itu sukses menunaikan tugasnya. Tendangannya yang menipu merubah skor jadi 1-0. Gol itu menjadi tambahan koleksi bagi Ricko yang kini mengemas 5 gol selama di zona nasional. Skor 1-0 tak berubah saat half time.
Di babak kedua, Adhyaksa Farmel FC langsung menggebrak. Tim besutan Ade Suhendra itu langsung menyamakan kedudukan lewat pemain depannya yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persekabpas.
Skor 1-1 ini sejatinya tak berubah hingga waktu normal. Hingga memasuki unjury time, Persekabpas mendapat kesempatan serangan balik.
Dari sinilah Yuansyah yang mendapat bola, menendang dari dalam kotak penalty. Tendangannya tak mampu di antisipasi penjaga gawang Adhyaksa Farmel FC. Skor menjadi 2-1 dan tak berubah sampai peluit Panjang berbunyi.
Atas kemenangan itu, manajemen Persekabpas sangat bersyukur. “Peluang kami lolos masih ada. Tetapi yang paling layak di apresiasi adalah anak-anak. Mereka sangat luar biasa,” beber Taufiqul Ghony, Serkretaris Persekabpas.
Dia menyebut, target tiga angka di laga kemarin, sebenarnya juga tak mudah. Apalagi di laga perdananya, Persekabpas kalah telak 3-0 dari Dejan FC.
“Tentu itu berat. Tapi dengan hasil kemenangan melawan Farmel FC, ini artinya mental anak-anak kuat,” beber Ghony.
Meski begitu Ghony meminta agar para pemain tak jemawa dahulu. Sebab arek-arek Lassak masih memiliki satu laga lagi melawan Persikas Subang, Senin (3/6) besok. Tentu Persikas Subang juga masih memiliki peluang untuk keluar dari juru kunci.
“Anak-anak juga tak boleh bermain cerooh lagi, misalnya melakukan pelanggaran tak penting. Karena laga terakhir nanti, pasti habis-habisan,” beber Ghony. (fun)
Editor : Muhammad Fahmi