Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Manajemen Persekabpas Pilih Tak Pulangkan Pemain untuk Songsong Delapan Besar yang Dihelat di Tangerang

Rizal Syatori • Selasa, 28 Mei 2024 | 16:20 WIB

 

SELANGKAH LAGI: Selebrasi pemain Persekabpas saat melawan NZR Sumbersari di babak 16 besar lalu. Penggawa Persekabpas masih berada di Jawa Barat untuk persiapan babak 8 besar.
SELANGKAH LAGI: Selebrasi pemain Persekabpas saat melawan NZR Sumbersari di babak 16 besar lalu. Penggawa Persekabpas masih berada di Jawa Barat untuk persiapan babak 8 besar.
BANGIL, Radar Bromo - Manajemen Persekabpas sudah menerima pembagian grup dan jadwal laga di babak 8 besar.

Persekabpas tergabung di Grup A bersama Dejan FC Kota Depok (Juara Grup C), Persikas Subang (Juara Grup A) dan Adhyaksa Farmel FC tim milik Kejaksaan (Runner Up Grup D).

Laga Grup B bakal digelar di Kota Tangerang. Tepatnya memakai Stadion Banteng Reborn.

Stadion ini menjadi venue utama. Sementara lapangan pendamping yang digunakan untuk laga terakhir, menggunakan Indomilk Arena di Kabupaten Tangerang.

Melihat jadwal yang diterima Jawa Pos Radar Bromo, Persekabpas kebagian sekali laga siang dan dua kali di laga sore. Bagi manajemen, ini tidak menjadi soal.

“Sebab jika meruntut dari zona Jatim, Persekabpas tak pernah kalah saat berlaga siang. Laga di tempat netral pun kami ok ok saja,” beber Sekretaris Persekabpas Taufiqul Gony.

Karena jadwal semakin dekat, maka manajemen juga memutuskan untuk tak memulangkan pemain.

Arek-arek Laskar Sakera bersama tim ofisial dan kepelatihan, sampai kemarin masih bertahan di Bogor, Jawa Barat.

Dengan begitu, anak asuh Subangkit tak akan kelelahan jika 8 besar dimulai.

“Keputusan ini kami ambil karena babak 8 besar ini memang menyita banyak tenaga. Butuh kondisi fit bagi para pemain saat menjalaninya,” jelas Ghony.

Pria yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan ini yakin, para penggawa Persekabpas kini menatap semangat babak 8 besar.

Saat ini, nasib pemain berada di tangan mereka sendiri. Hanya tinggal selangkah lagi Persekabpas bakal naik kasta.

“Melihat aturan dari PSSI, tim yang promosi ada enam. Artinya tiap grup, diambil tiga tim. Tugas Persekabpas memang menghindari jadi juru kunci. Tetapi, tiga pertandingan di 8 besar ini, jelas berbobot. Seluruhnya adalah laga final,” papar Ghony.

Bagaimana dengan wacana pemutihan kartu yang diajukan manajemen? Soal itu, Ghony menyebut, seluruh tim di babak 8 besar sebenarnya menginginkannya.

Tetapi, aturan dari PSSI, tidak memperbolehkan. Sehingga, pemain yang sudah terkena akumulasi kartu maupun hukuman, tidak bisa diturunkan di babak 8 besar.

“Artinya, gelandang lincah kami Manzila, bakal absen di laga perdana. Begitupun dengan striker sekaligus kapte Persekabpas yang masih menjalani hukuman kartu merah. Tetapi kami yakin, di bawah pelatih Subangkit, ada strategi khusus yang kami yakini bisa membawa Persekabpas lolos ke semifinal,” ungkap Ghony.

Jajaran manajemen pun meminta doa dari masyarakat Pasuruan agar Persekabpas dapat langkah mudah di babak 8 besar.

“Kami ingin Persekabpas berada di jalurnya untuk segera naik ke liga profesional,” tandas Ghony. (zal/one)

 

Jadwal Laga Persekabpas di Babak 8 Besar

Kamis (30/5) Kick Off Pukul 15.30
Persekabpas v Dejan FC

Sabtu (1/6) Kick Off Pukul 13.15
Persekabpas v Adhyaksa Farmel FC

Senin (3/6) Kick Off Pukul 15.30
Persekabpas v Persikas Subang

Venue: Stadion Banteng Reborn Kota Tangerang

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #liga 3 #nasional #babak 8 besar