PROBOLINGGO, Radar Bromo - Atlet anggar di Probolinggo tak pernah habis akan prestasi.
Belum lama ini duo kakak-adik asal Kota Probolinggo, menyabet medali di ajang Kejuaraan Anggar Piala Walikota Surabaya 2024.
Mereka adalah Almira Aulia Rahmadina Putri, 14, yang berhasil menyabet medali emas.
Selain itu ada juga kakaknya yakni Mutiara Hatia Rahmania Putri, 19, yang meraih medali perak.
Kristiana Ruliani ibunda keduanya mengatakan, kejuaraan anggar tersebut dilaksanakan di Surabaya Townsquare (Sutos) dalam tiga hari sejak Jumat (3/5) hingga Minggu (5/5) lalu.
Saat itu Almira bertanding di kelas sable putri U-17. Sementara kakaknya di kelas sable putri U-20.
“Di babak final Almira bertanding melawan atlet dari Sidoarjo, Sabtu (4/5). Alhamdulillah menang juara satu dan dapat medali emas,” kata Kristiana yang merupakan warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo tersebut.
Almira yang mendapat medali emas lantas mendapatkan kesempatan untuk bertanding di kelas Sable Putri U-20 pada ajang tersebut.
“Meskipun usianya masih 14 tahun, dia diberi kesempatan tersebut dan bertanding di U-20, Minggu (5/5). Ternyata di semifinal atau empat besar, Almira malah bertemu dengan kakanya sendiri,” tuturnya.
Kristiana mengatakan bahwa hal tersebut merupakan momen langka yang ia temui setelah 5 tahun mendampingi kedua anaknya di dunia anggar. Kristiana mengaku sempat bingung harus memberikan dukungan kepada siapa.
“Jadi saya hanya bisa bersorak semangat untuk keduanya. Mereka bertanding seperti umumnya. Akhirnya pemenangnya adalah sang kakak,” katanya.
Kakaknya, Mutiara melaju hingga ke babak final di kelas Sable Putri U-20. Di babak tersebut ia berhadapan dengan atlet dari Kota Probolinggo juga.
“Di sini kakaknya berhasil mendapat medali perak karena terpaut dua poin saja sebetulnya. Jadi Almira mendapat medali emas di U-17 dan medali perunggu di U-20. Sementara kakaknya mendapat medali perak di U-20,” kata Kristiana.
Kedua anaknya tersebut selalu berlatih dengan giat tiap hari. Terutama Almira, yang kerap berlatih sejak pukul 15.00 hingga 17.30 tiap harinya.
“Alhamdulillah sekolahnya juga sangat support dengan kegiatan Almira. Almira juga pandai membagi waktu dan menyeimbangkan antara tugas sekolah dan hobi anggarnya tersebut,” katanya.
Sementara Mutiara berlatih di Surabaya. Ia tergabung dalam UKM anggar Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Terkadang mahasiswi semester 2 Jurusan Sastra Inggris tersebut berlatih fisik dengan berlari mengelilingi kosannya.
“Menyesuaikan dengan kesibukan kuliahnya juga. Nanti ketika pulang ke Probolinggo biasa berlatih dengan adiknya di rumah atau di Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Probolinggo,” kata Kristiana.
Kristiana mengaku bahwa kedua putrinya tersebut telah banyak menorehkan prestasi selama 5 tahun terakhir.
Seperti di Kejurprov, Porprov, Open Banyuwangi, Open Jabar, Open Bogor, Kejurnas, dan Piala Walikota.
“Pastinya selaku orangtua, saya support kegiatan mereka. Bila ada waktu luang saya antar dan jemput ketika latihan. Bahkan mendampingi mereka ketika kejuaraan seperti kemarin. Saya jaga pola makan mereka, memberi vitamin, susu, dan buah. Selain itu juga berpesan untuk berhati-hati ketika latihan atau bertanding jangan sampai cidera,” katanya. (gus/fun)
Editor : Abdul Wahid