BANGIL, Radar Bromo - Perebutan runner up Grup F Babak 80 Besar Liga 3 Nasional begitu ketat.
Pasuruan United, Persipani dan Persikasi Bekasi, sama-sama mengemas 8 poin dalam laga pamungkas.
Meskipun berhasil meraih kemenangan, dengan skor 2-0 atas Persigar Garut, namun hal itu tak mampu menyelamatkan Pasuruan United dari jurang eliminasi.
Kekalahan produktivitas gol, menjadi pemicunya.
Dalam pertandingan di Stadion RAA Adi Wijaya Garut, kemarin (7/5), Pasuruan United memang tampil dominan sejak menit awal.
Mereka berhasil menciptakan sejumlah peluang yang mengancam gawang tim tuan rumah.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan akhirnya membuahkan hasil. Sepasang gol diciptakan oleh Ivan dan Hakiki.
Sementara itu, Persikasi Bekasi sukses mengamankan posisi peringkat kedua di klasemen grup F dan berhak melaju ke babak 32 besar Liga 3 Nasional.
Mereka mencapai prestasi tersebut, setelah menang telak 5-1 atas PSAB dalam laga terakhir, yang berlangsung di jam kedua kemarin.
Manajer Pasuruan United Eddy Purwanto mengaku bangga, dengan capaian timnya sejauh ini.
Kendati harus mengakhiri perjuangan mereka di babak ini.
Namun Abah Wanto -sapaannya mengapresiasi kerja keras para pemain yang menunjukkan dedikasi dan semangatnya hingga titik penghabisan.
"Meskipun hasilnya tidak seperti yang kami harapkan, namun kami yakin ini akan menjadi motivasi kedepan. Anak-anak sudah sangat luar biasa bisa sampai di titik ini," ujarnya.
Meski raihan poin yang didapat sama, posisi Pasuruan United tersingkir oleh Persikasi yang lebih banyak mengoleksi gol.
Ia juga memastikan akan kembali berjuang agar di musim mendatang bisa meraih hasil yang lebih baik.
Di sisi lain, Abah Wanto sempat kecewa lantaran pertandingan terakhir digelar dalam waktu berbeda.
"Bagaimanapun ini laga penentu, kami juga sudah melayangkan permintaan supaya lebih fair pertandingan digelar bersamaan," imbuhnya.
Namun hingga hari yang ditetapkan, permintaan itu tak mendapat tanggapan. Mau tak mau, Pasuruan United berlaga di jam pertama sesuai jadwal yang ditetapkan.
Padahal, Abah Wanto menilai laga penentu yang dilangsungkan di jam berbeda sangat memungkinkan terjadi kecurangan.
"Tapi apapun hasilnya kami terima. Kami yakin tidak ada perjuangan yang sia-sia, anak-anak sudah tampil maksimal, kita bahkan tidak pernah kalah di babak 80 besar," katanya. (tom/one)
Klasemen Akhir Grup F
| Tim | M | M | S | K | + | - | P |
| Persipani | 4 | 2 | 2 | - | 11 | 4 | 8 |
| Pasuruan United | 4 | 2 | 2 | - | 10 | 5 | 8 |
| Persikasi | 4 | 2 | 2 | - | 8 | 3 | 8 |
| Persigar | 4 | 1 | - | 3 | 6 | 9 | 3 |
| PSAB | 4 | - | - | 4 | 1 | 7 | 0 |
Editor : Jawanto Arifin