Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Menang atau Disingkirkan, Pasuruan United Lakoni Laga Hidup Mati Melawan Tuan Rumah Persigar Garut

Muhamad Busthomi • Selasa, 7 Mei 2024 | 17:45 WIB
HARUS MENANG: Pasuruan United harus meraih 3 poin untuk bias melaju ke babak selanjutnya.
HARUS MENANG: Pasuruan United harus meraih 3 poin untuk bias melaju ke babak selanjutnya.

BANGIL, Radar Bromo - Kekuatan Pasuruan United akan diuji dalam laga terakhir. Pertandingan melawan Persigar Garut, akan benar-benar menjadi partai hidup mati.

Karena selain harus tampil tanpa tiga pemain inti, tim yang dihadapi juga merupakan tuan rumah.

Seperti beberapa laga Grup F babak 80 besar sebelumnya, pertandingan digelar di Stadion RAA Adi Wijaya, Garut.

Laga tersebut, berlangsung Selasa (7/5) siang, pukul 13.00. Tentunya, bukan hanya poin penuh yang menjadi target Laskar Santri Mbeling. Tapi menang dengan selisih skor telak.

Karena, persaingan di klasemen sementara Grup F sendiri begitu sengit.

Ancaman saling geser masih bisa terjadi, seiring berlangsungnya sisa laga dari tim lain.

Pasuruan United sendiri tampaknya harus menurunkan beberapa pemain lapis kedua.

Pasalnya di laga pemungkas ini, mereka justru kehilangan tiga pemain kunci.

Gelandang serang utama mereka, Arzaq, terpaksa absen karena kena akumulasi kartu. Sementara Sena dan Iqbal harus absen karena cedera.

Tentu saja, tim pelatih akan dihadapkan pada tugas berat untuk mengisi posisi-posisi ini dengan pemain lapis kedua.

Namun, Headcoach Pasuruan United, Irfan Junaedi meyakinkan, timnya memiliki kelebihan dalam permainan tim.

Kalaupun harus ada perubahan komposisi starting line up yang akan diturunkan, menurutnya bakal cepat beradaptasi.

“Pemain-pemain lapis kedua yang akan dipercayakan untuk menggantikan posisi yang kosong, akan memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka,” kata Irfan.

Ia hanya meminta pemain untuk tetap kompak dalam menerapkan instruksi pelatih.

Termasuk ketika ada perubahan taktik, ketika permainan mulai mengalami kebuntuan.

Karena bagaimanapun, Pasuruan United mesti pesta gol untuk mengamankan tiket 32 besar.

“Target kami tetap bisa menang besar untuk berada di posisi aman,” imbuhnya.

Yang tidak kalah penting menurut Irfan, juga menjaga mental pemain. Agar tetap fokus. Jangan sampai konsentrasi mereka buyar.

Apalagi tim yang dihadapi merupakan tuan rumah. Tantangan itu memang berat.

“Saya kira semua yang berhadapan dengan tuan rumah adalah persoalan mental,” jelas dia.

Tapi, dengan beberapa laga Persigar yang sudah dilakoni, Irfan optimistis, pasukannya bisa tetap fokus pada pertandingan.

Atmosfer pertandingan di Garut, kata dia, sedikit berbeda dengan di Jawa Timur.

“Kami melihat fanatisme suporter di sini tidak begitu tinggi seperti di Jatim. Mereka obyektif menilai pertandingan dan tim yang cara mainnya memang bagus. Mudah-mudahan ini pengaruh pada tim kami untuk bisa tetap fokus,” harapnya. (tom/one)

Klasemen Sementara Grup F

Tim M M S K + - P
Persipani 4 2 2 - 11 4 8
Pasuruan United 3 1 2 - 6 3 5
Persikasi 3 1 2 - 5 4 5
Persigar 3 1 - 2 6 7 3
PSAB 3 - - 3 1 2 0

 

Editor : Jawanto Arifin
#zona nasional #liga 3 #Persigar #Pasuruan United