BANGIL, Radar Bromo - Skuadra Pasuruan United melakoni pertandingan berat di laga perdana Liga 3 Zona Nasional.
Betapa tidak, Laskar Santri Mbeling itu, nyaris menelan pil pahit saat menghadapi Persipani.
Baru 5 menit laga berjalan, pasukan Irfan Junaedi harus tertinggal duluan.
Upaya untuk mengejar ketertinggalan pun, tak mudah. Nurchaqiqi dkk baru bisa membalas kebobolan, di babak kedua.
Laga yang berlangsung di Stadion RRA Adi Wijaya, Garut tersebut, berlangsung ketat.
Arek-arek Santri Mbeling dibuat ketika pemain dari Papua Tengah itu, berhasil melepaskan bola yang berbuah gol, di menit kelima.
Skor berubah, 1-0 untuk keunggulan Persipani. Tertinggal satu gol, membuat Laskar Santri Mbeling berusaha bangkit.
Namun, meski berjibaku, tak mudah untuk membobol gawang lawan.
Rapatnya pertahanan Persipani, menjadi sandungan. Untuk membalikkan keadaan.
Hingga pluit dibunyikan. Tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Persipani bertahan.
Di babak kedua, Pasuruan United berusahan untuk meningkatkan tempo serangan. Upaya itu, berbuah hasil.
Ketika satu gol dari Pasuruan United tercipta. Skor berubah. 1-1 untuk kedua kesebelasan. Hingga babak kedua berakhir, skor tak berubah.
Pelatih Pasuruan United Irfan Junaidi memastikan, akan menggeber semangat untuk pertandingan selanjutnya.
“Laga perdana ini, menjadi evaluasi bagi kami untuk tampil lebih baik di laga berikutnya,” sampainya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin