PENGURUS Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia sudah merilis jadwal zona nasional. Jika tidak ada halangan, babak 80 besar digeber akhir April nanti. Persekabpas dan Pasuruan United. Tak jauh berbeda dengan zona Jatim, laga di babak 80 besar akan menguras fisik.
Setiap tim harus melakoni pertandingan dua hari sekali. Praktis, tiap tim hanya punya waktu satu hari untuk istirahat. Waktu yang sejatinya singkat untuk recovery. Itupun belum termasuk bila ada pemain yang cedera saat pertandingan. (lihat grafis)
Babak 80 besar juga berat. Karena untuk menuju babak selanjutnya, hanya tim juara dan runner up saja yang bisa mengantongi tiket. Sehingga akan ada tiga tim yang akan tereliminasi.
Jauh hari sebelum jadwal keluar, skuara Persekabpas dan Pasuruan United memang sudah merekrut pemain baru yang akan menjadi amunisi baru.
Sepuluh pemain yang direkrut Persekabpas. Sementara Pasuruan united ada delapan pemain. Tambahan pemain baru tersebut bisa diturunkan karena sudah didaftarkan ke PSSI.
Namun itu belum cukup. Sebab, kedua tim tentu saja buta akan kekuatan lawan. Karena selama ini, belum mengetahui sepak terjang calon lawan mereka. “Kami hanya mendengar lewat pemberitaan dan sosial media.
Tetapi untuk kekuatan atau komposisi mereka, kami tentu tidak tahu,” beber Subangkit, pelatih Persekabpas.
Begitu juga dengan Irfan Junaidi. Pelatih Pasuruan United itu menyebutkan, dia mengandalkan informasi dari rekan-rekan sesama pelatih, yang mengetahui calon tim lawan.
“Saya juga melihat streaming video dari laga masing-masing tim. Paling tidak kami perlu mengetahui, mana pemain yang bisa kami waspadai,” bebernya.
Secara teknis, memang kondisi Persekabpas leih diuntungkan karena menjadi tuan rumah.
Minimal, arek-arek Laskar Sakera tidak terlalu kelelahan karena tak melakoni perjalanan jauh.
Ricko Hardiansyah CS juga sudah hafal betul dengan stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, yang menjadi venue Grup N.
Tetapi itu bukan jaminan. Sebab, diprediksi zona nasional akan lebih ketat dan keras. Cara apapun akan digunakan semua tim, agar bisa aman dan lolos ke babak selanjutnya.
Sebab itulah setelah Lebaran, Persekabpas dan Pasuruan United sudah menginstruksikan para pemainnya, untuk hadir kembali.
Melakoni latihan ataupun uji coba supaya pemain tak kehilangan feeling ball-nya. Kedua tim juga senada, meminta semua pemain sudah ikut program latihan, mulai 15 April.
Latihan fisik jelas diperlukan agar para pemain selalu dalam kondisi prima. Untuk menjaga fisik ini, Irfan Junaidi juga sudah menyiapkan latihan.
“Kami berencana ke Tutur. Ke dataran tinggi yang kami anggap cocok untuk melatih VO2 Max. Sebab, di zona nasional, fisik pemain ikut menentukan,” beber Irfan Junaidi.
Selain Latihan fisik, uji coba juga tengah diagendakan Pasuruan United. Suryono Pane yang merupakan CEO Laskar Santri Mbeling, sudah mengontak sejumlah tim Liga 3 dan Liga 2, untuk sparring.
“Kami perlu uji coba karena komposisi Pasuruan United anyak yang baru. Agar karakter permainan bisa tercipta. Sudah ada beberapa tim Liga 2 yang setuju. Mudah-mudahan tidak ada halangan dan bisa digelar,” beber Suryono.
Hal yang sama juga disiapkan Subangkit. Ada sejumlah uji coba yang sudah disiapkan jajaran manajemen Laskar Sakera. Subangkit tak merinci, tim mana saja yang akan berlatih tanding dengan Persekabpas.
“Tetapi mayoritas adalah tim lokal. Uji coba kami juga di sekitaran Pasuruan saja. Ini untuk meminimalisir pemain mengalami cedera,” kata Subangkit.
Soal waktu istirahat yang singkat, kedua tim menyebut, ini sudah risiko bagi tim Liga 3 yang mengikuti kompetisi. Sebab sejak awal, PSSI berharap, putaran Liga 3 bisa berakhir di bulan Juni.
Sehingga, Persekabpas dan Pasuruan United, berharap tak ada pemain yang cedera saat pertandingan.
Kalaupun ada pemain cedera, maka tugas pelatih adalah mencari strategi lain agar tim tetap bisa meraih poin maksimal, sembari mencari aman untuk laga berikutnya.
“Memang kami akui, jarak laga yang berlangsung dua hari sekali, benar-benar singkat. Tapi toh kami sudah pernah melaluinya kan di zona Jatim lalu. Anak-anak sudah biasa dan memang harus biasa,” beber Subangkit.
Lantaran itulah di kesempatan merekrut pemain anyar lalu, Persekabpas dan Pasuruan United, benar-benar menyeleksi pemain dengan teliti. Paling tidak ada pemain yang bisa mem-back-up posisi lain agar taktik tetap berjalan.
“Komposisi baru pemain kami sekarang sudah merata. Walaupun nanti ada pergantian pemain, kami yakin Persekabpas masih kuat,” kata Subangkit.
Sementara Irfan Junaidi menyebut, timnya juga lebih berwarna. Meskipun Pasuruan United tak memiliki striker murni, dia yakin Haqiqie CS bisa menjaga ritme pertandingan dan merengkuh tiga poin.
“Yang perlu kami waspadai adalah cedera di tengah kompetisi. Karena kami sempat merasakan beratnya kehilangan pemain saat di zona Jatim lalu,” kata Irfan.
Irfan yang masih menjalani sanksi juga tak soal, walaupun dia tak bisa mendampingi timnya di bench. Dia masih memiliki asisten pelatih yang bisa mengartikan instruksinya.
“Hanya soal teknis. Yang penting kami tanamkan ke pemain, ini saatnya tim diuji. Hanya para pemain yang bisa membawa nasib timnya dan dirinya agar bisa lolos,” beber Irfan. (fun)
Jadwal Babak 80 Besar
Pasuruan United
Grup F, Stadion RAA Adi Wijaya
Senin, 29 April 2024 (Kick Off Pukul 15.30)
v Persipani Paniai
Rabu, 1 Mei 2024 (Kick Off Pukul 13.15)
v PSAB Aceh Besar
Jumat, 3 Mei 2024 (Kick Off Pukul 15.30)
v Persikasi Bekasi
Selasa, 7 Mei 2024 (Kick Off Pukul 13.15)
v Persigar Garut
Persekabpas
Grup N, Stadion R Soedrasono
Selasa, 30 April 2024 (Kick Off Pukul 15.30)
v Mangiwang FC
Kamis, 2 Mei 2024 (Kick Off Pukul 13.15)
v Persimuba
Sabtu, 2 Mei 2024 (Kick Off Pukul 15.30)
v PS Beltim
Rabu, 8 Mei 2024 (Kick Off Pukul 13.15)
v Persetala Tanah Laut