PASURUAN, Radar Bromo-Persekabpas menduduki pemuncak klasemen Grup LL babak 8 besar. Inisetelah tim berjuluk Laskar Sakera, menaklukkan Pasuruan United dengan skor 2-0.
Total Persekabpas mengumpulkan tujuh poin. Dua kali menang dan sekali seri.
Kemenangan tersebut tentu menjadi modal positif untuk menapaki babak semifinal dan zona nasional. Babak semifinal sendiri rencananya digelar mulai pekan depan.
Selain Persekabpas, ada NZR Sumbersari, Persedikab Kediri, Persibo Bojonegoro yang masuk empat besar.
Keempat tim inilah yang akan berlaga di babak semifinal. Persekabpas sudah ditunggu Persedikab. Sementara NZR akan berhadapan dengan Persibo Bojonegoro.
Mengulas di laga terakhir babak 8 besar kemarin, laga antara Persekabpas dan Pasuruan United sejatinya tidak merubah tim-tim yang lolos ke zona nasional.
Sebabnya, di laga pertama, NZR Sumbersari menaklukkan Perseta 1970 Tulungagung dengan skor 2-0.
Alhasil, posisi Pasuruan United aman. Sehingga di laga kemarin, tim berjuluk Laskar Santri Mbeling tersebut banyak menurunkan pemain lapis kedua.
Hanya ada dua pemain inti yang diturunkan yakni penjaga gawang Achmad Khumaidi dan gelandang Arvanda Rohman Hakim.
Praktis, pertandingan yang dilaksanakan di stadion Untung Suropati Kota Pasuruan, Persekabpas mendominasi jalannya permainan.
Gol kemenangan Persekabpas diperoleh di babak pertama. Dicetak dari sundulan Baehaqi dan sontekan Rico Hardiansyah.
Dari babak pertama, kedua tim sama sama memeragakan permainan menyerang. Namun penguasaan bola lebih banyak dipegang Persekabpas.
Tekanan yang dilakukan oleh Persekabpas, membuat Pasuruan United sulit mengembangkan permainan.
Sebaliknya umpan umpan pendek yang diperagakan oleh Persekabpas berhasil membuat lini pertahanan Pasuruan United kocar-kacir.
Gol Baihaqi dan Rico Hardiansyah tercipta lewat umpan satu dua yang menyisir dari sayap kiri.
Jalannya babak kedua tidak terlalu berbeda. Persekabpas tetap mendominasi jalannya pertandingan.
Sementara Pasuruan United hanya bisa menyerang sesekali lewat serangan balik. Namun skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang berakhir.
Pelatih Persekabpas Subangkit menuturkan, dia puas dengan kemenangan timnya. Namun tentu ada evaluasi yang harus dilakukan. Mengingat waktu recovery yang dimiliki timnya tidak banyak. Hanya empat hari.
"Kami hanya punya waktu mepet untuk recovery sekitar empat harian. Sebab laga semifinal digelar tanggal 5 Februari," katanya.
Di sisi lain, CEO Pasuruan United Suryono Pane menyebut pertandingan kemarin tidak menentukan hasil.
Sebab, timnya sudah lolos ke zona nasional. Timnya fokus pada kesiapan menghadapi zona nasional.
Karena itu, pihaknya sengaja menurunkan lapis kedua dalam pertandingan kali ini. Dia ingin melihat potensi pemain lapis kedua. Kebetulan mereka belum pernah dimainkan selama Liga 3 bergulir.
"Kami memang fokus pada zona nasional. Sekalian ingin melihat kemampuan pemain lapis kedua," tutur Pane. (riz/fun)
Editor : Achmad Syaifudin