PASURUAN, Radar Bromo - Duel babak 8 besar akan menyajikan laga derby. Persekabpas akan meladeni Pasuruan United.
Walau laga terakhir tak lagi menentukan bagi Persekabpas, tim asuhan Subangkit itu tetap akan setel kencang supaya bisa menembus semifinal.
Persekabpas memang sudah dipastikan melangkah ke zona nasional dengan raihan poin empat.
Sementara Pasuruan United yang meraih poin tiga, hanya butuh seri untuk mengamankan tiket zona nasional.
Laskar Santri Mbeling akan tetap lolos apabila di laga pertama yang mempertemukan NZR Sumbersari dan Perseta 1970, berakhir imbang. Atau NZR menang maupun kalah dengan margin lebih dari 5 kali kebobolan.
Walau sudah aman, Subangkit mengaku pantang untuk bermain mata. Dia ingin anak asuhnya tetap fight dan meraih tiga poin saat peluit akhir berbunyi. “Sebab kami masih ingin tembus ke semifinal,” beber Subangkit.
Dalam Liga 3 Jatim, ada 6 kuota bagi tim untuk tembus ke zona nasional. Namun hanya ada empat tim yang masuk semifinal.
Empat tim itu adalah juara dan runner up grup. Putaran zona nasional baru akan dihelat lagi setelah Lebaran.
Bagi Subangkit, tembus ke semifinal adalah sebuah keharusan bagi timnya. Selain untuk menambah jam terbang anak asuhnya, menjadi juara zona Jatim adalah sebuah kebanggaan.
Sehingga Subangkit menyebut, pantang untuk main mata di laga derby. Karena posisi timnya belum aman.
“Soal pemain yang akan diturunkan besok (hari ini, red), kami melihat situasi. Insyaallah tidak ada perubahan dari skuad sebelumnya,” beber Subangkit.
Di sisi lain, Pasuruan United yang tak bisa didampingi pelatihnya lantaran terkena sanksi, juga bersiap menghadapi Persekabpas.
Tim ini diambil alih langsung oleh Suryono Pane, CEO Pasuruan United. Bahkan Suryono Pane sudah mendampingi Pasuruan United, saat tim ini menghadapi Perseta, Selasa (30/1) lalu.
“Boleh kami sebut, laga derby ini bagaikan pertandingan bapak dan anak. Kami tetap yakin lolos ke zona nasional. Pelatih Irfan Junaidi memang tak bisa mendampingi tim saat laga. Tapi masih bisa mendampingi saat tim latihan,” beber Suryono.
Di laga yang akan digelar Kamis (1/2) kick off 15.15 tersebut, Suryono menyebut, kemungkinan besar dia akan menurunkan pemain lapis kedua sat menghadapi Laskar Sakera.
Bukan berarti timnya meremehkan nama besar Persekabpas.
“Tetapi ini sebagai strategi kami supaya aman di zona nasional. Sebab tujuan kami bukan untuk tembus semifinal. Tetapi ingin lebih mudah saat melangkah di zona nasional,” beber Suryono Pane. (fun)
Editor : Fandi Armanto