PASURUAN, Radar Bromo - Jika Pasuruan United kalah dalam laga perdananya, hasil baik justru didapat Persekabpas.
Di laga perdana delapan besar, Laskar Sakera menang telak 4-0 atas Perseta 1970 Tulungagung.
Empat gol Persekabpas dicetak oleh Novi Atmaja di menit ke 42 dan 49; Ricko Hardiansyah di menit ke 47 dan Andika Ramadhan di menit ke 68.
Novi menjadi man oh the match dalam laga setelah mencetak brace. Dia begitu bergebira Ketika laga berakhir.
Gol itu disebut-sebut dipersembahkan Novi untuk sang ibunda yag kabarnya sedang terbaring sakit.
Mendapat dukungan penuh suporter membuat Persekabpas tampil lepas. Kendati pertandingan sempat molor 15 menit dari jadwal semula karena hujan deras.
Di awal babak pertama, permainan kedua tim berjalan imbang. Laskar Sakera-julukan Persekabpas dan Perseta sama-sama menampilkan permainan menyerang.
Namun Persekabpas bisa meraih gol tiga menit menjelang turun minum lewat tendangan bebas.
Unggul satu gol rupanya membuat tim asuhan Subangkit itu semakin percaya diri. Hasilnya babak kedua baru berjalan dua menit, Persekabpas menggandakan keunggulan.
Gol kedua Persekabpas membuat mental Perseta 1970 down. Buktinya, tim ini kerap kehilangan bola
Berkali kali serangan Perseta mudah dibaca Persekabpas. Sebaliknya Laskar Sakera semakin berada di atas angin.
Persekabpas berhasil mencetak dua gol lagi sehingga merubah kedudukan menjadi 4-0.
Seusai laga, asisten 1 Perseta Tulungagung, Akhadan Miftakhul Samsi mengakui secara teknis, timnya memangnya kalah dari Persekabpas.
Meski di awal babak pertama bisa menahan imbang, konsentrasi timnya kurang maksimal.
Apalagi setelah kebobolan lewan set piece di babak pertama dan gol cepat di babak kedua.
Di sisi lain, manajer Persekabpas Andriyanto puas dengan permainan yang diperagakan oleh Persekabpas.
Tim asuhan Subangkit itu begitu mendominasi laga perdana itu dengan bermain cantik. Dan tidak ada pemain yang terkena kartu. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto