PASURUAN, Radar Bromo-Laga berat dihadapi Assayabaab di lanjutan Liga 3 babak 28 besar. Selasa sore (9/1), tim asuhan Kasianto tersebut kembali menuai kekalahan di pertandingan keduanya.
Menghadapi tuan rumah PSIL Lumajang, Assyabaab Bangil kalah dengan skor 1-3.
Dalam laga itu, arek-arek Assayabaab sebenarnya mampu unggul lebih dulu 1-0. Ini, setelah Nur Ari berhasil mencetak gol di menit ke-15 babak pertama.
Gelandang bernomor punggung 12 itu melesakannya, yang diawali dari tendangan sudut dan skrimit di kotak 12.
Keunggulan ini bahkan berlangsung hingga awal babak kedua. Hingga petaka terjadi di menit ke-65, saat pemain PSIL Lumajang Rofianto Saputro berhasil mencetak gol dengan memanfaatkan lengahnya pertahanan Assayabaab.
Memasuki 15 menit babak kedua berakhir, Assyabaab seakan “kehabisan bensin”. Ini terlihat dari pola pertahanan dan penyerangan mereka yang kian tak rapi. Bahkan, beberapa kali kalah dalam perebutan bola.
Hingga di menit ke-78, second striker PSIL Lumajang, Yogi Hermanda berhasil menggetarkan jala Assayabaab Bangil setelah terjadi skrimit di kotak 12. Dan tujuh menit berselang, gelandang PSIL, Juang menambah keunggulan lewat tendangannya yang tak bisa diantisipasi penjaga gawang Assayabaab. Skor berakhir 1-3.
Kasianto, pelatih Assyabaab mengatakan, timnya memang kelelahan saat menjelang pertengahan babak kedua. “Masuk ke-20 menit akhir, anak-anak sering kehilangan bola dan konsentrasi. Makanya kami kebobolan,” beber Kasianto.
Padahal, katanya, secara permainan, timnya lebih banyak menguasai jalannya laga. Walau di laga kemarin, tiga pemain inti tidak bisa memperkuat.
“Zidan yang awalnya kami perkirakan ikut, ternyata masih harus melengkapi seleksi TNI AL. Amir Mahmud yang menjadi pemain senior di lini tengah, juga tak bisa ikut karena tak bisa izin dari tempatnya bekerja,” beber Kasianto.
Atas kekalahan tersebut, peluang Assayabaab untuk lolos ke babak selanjutnya semakin sulit. Sebab, mereka hanya punya sisa satu pertandingan lagi yakni melawan AC Majapahit.
“Di laga akhir kami harus menang. Boleh dibilang, AC Majapahit statusnya juga sama-sama tim sakit,” katanya. (fun/one)
Editor : Ronald Fernando