MAYANGAN, Radar Bromo - Liga 3 Jatim bakal digelar serentak mulai Selasa ini (5/12). Persipro 54 bakal jadi satu-satunya tim asal Probolinggo yang berlaga.
Di laga perdana, Persipro 54 bakal ditantang Singhasari FC di stadion Bayuangga, Kota Probolinggo (kick off pukul 15.15).
Kapten Persipro 1954, Decky Rolias Sandra mengatakan, timnya siap untuk bertanding. Decky pribadi menargetkan mendapat poin penuh dalam tiap pertandingan.
Decky optimistis bisa menang. Sebab, timnya telah menempuh latihan selama tiga bulan. “Kami telah berlatih keras. Target, tiap pertandingan harus menang,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Persipro 1954, Ahmad Junaidi mengatakan, timnya mengincar kemenangan. Lantaran itu, timnya bakal tampil langsung menyerang.
Di laga itu, Persipro 1954 bakal menggunakan formasi 4-3-3. Posisi penjaga gawang bakal diisi Carlos. Sementara di belakang ada Auriga, Decki, Dani, dan Akbar. Lalu di tengah ada Kaka, Hamzah, dan Ghazi. Kemudian di depan ada Eko, Risdy, dan Risky.
Venue Siap, Makna Jersey
Tak hanya pemain, Stadion Bayuangga juga sudah siapjadi tuan rumah, Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Probolinggo, Eko Purwanto mengatakan, persiapan sebagai tuan rumah telah mencapai 95 persen.
“Pemasangan papan iklan di lapangan telah kami proses. Hanya kemarin ada sedikit kendala karena hujan,” katanya.
Ketua Panitia, Totok menambahkan, di Liga 3 penonton yang diperbolehkan menyaksikan hanya dari suporter tuan rumah. Sementara untuk suporter tamu tidak diperkenankan hadir.
“Kami juga menghimbau pada seluruh elemen suporter nantinya dapat menjaga ketertiban. Sebab bila sampai terjadi keributan, maka akan berdampak pada tim sepak bola itu sendiri,” terangnya.
“Persipro akan mendapat sanksi diskualifikasi, langsung pada saat itu juga. Kemudian tahun depan juga tidak boleh menggelar pertandingan home selama setahun,” imbuhnya.
Totok juga mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pihak kepolisian serta TNI untuk mengamankan jalannya pertandingan Liga 3 nantinya.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk dapat membantu pengamanan pertandingan nantinya,” katanya.
Selain stadion, dan keamanan, Persipro 54 juga bakal memakai “baju tempur” baru saat berlaga. Jersey baru itu ada dua jenis. Untuk home dan away.
Jersey away memiliki corak anggur dan mangga sebagai ciri khas Kota Probolinggo. Berwarna putih dengan cakaran Serigala Tengger berwarna oranye.
Sementara untuk kiper berwarna hitam. Lalu untuk jersey home bercorak kotak-kotak sebagai simbol kain khas Tengger yang mengangkat konsep retro casual. Warnanya pun senada yaitu oranye dan hitam. (mg)
Editor : Jawanto Arifin