PASURUAN, Radar Bromo - Hari kedua Suropati Race (SR) 5, Minggu (22/10) bikin deg-deg serr. Betapa tidak, di hari kedua kemarin, persaingan makin seru. Sebanyak 166 pembalap bersaing untuk menjadi yang tercepat untuk di 9 nomor.
Jalannya lomba sudah menarik sejak dimulai. Apalagi kemarin diawali dengan penampilan cyclist cilik yang berekshibisi di nomor pushbike. Ya, kemarin memang ada penampilan para bocah dari Suropati Pushbike, yang bikin gemas penonton.
Nomor pushbike memang menjadi sisipan di SR5. Tapi jangan dikira hanya sebatas hiburan. Walau masih bocah, penampilan cyclist cilik juga punya greget. Mereka tetap bersemangat beradu kebut, walau masih ada yang menangis karena grogi dan harus ditemani orang tuanya.
“Pushbike ini untuk belajar sebelum anak-anak bisa roda dua. Biasanya latihan digelar di Taman Kota. Mumpung ada SR5, maka anak-anak lebih enak untuk latihan di jalan. Seperti arena balapan sesungguhnya,” beber Sahroni, salah satu orang tua.
Setelah ekshibisi berakhir, lomba dilanjut di nomor Men Master Lokal yang diikuti oleh 16 pembalap. Di nomor yang juga diincar pembalap lokal ini, peserta harus menempuh 6 lap. Di nomor ini, Jamal Andrianto Perdana Putra, berhasil menjadi juara pertama. Pembalap asal Kota Pasuruan yang tergabung di tim FCC ini, bahkan berselebrasi saat finish.
Jamal mengaku, dia mengikuti 3 nomor di ajang SR5 ini. “Harapannya sih menang semua. Tetapi tenaga kan ada batasnya. Syukur-syukur bisa menang satu nomor, ini sudah bagus,” kata Jamal Andrianto.
Sementara itu, nomor Women U-19 Open juga tak kalah serunya. Ada 19 pembalap Wanita yang ambil bagian di nomor ini. Mereka berasal dari seluruh Indonesia dan rata-rata atlet yang sudah punya pengalaman.
Di nomor ini, Shafa Al Zahra pembalap dari GMedia Cycling Team menjadi pemenangnya. Di nomor dua dan tiga, ditempati Mila Safa Fidela dari tim KGB Jakarta dan Aisyah Putri Aprilia dari tim KIC Indonesia.
Mila yang berhasil finish nomor dua mengatakan, dia tak pernah absen mengikuti event SR. “Termasuk saat tour de Pasuruan. Saya berharap event ini bisa dipertahankan karena sudah masuk agenda para pembalap,” beber Mila.
Dan yang ditunggu-tunggu, tentu saja nomor Criterium Men Elite Open. Nomor yang diikuti atlet profesional yang harus menempuh sebanyak 26 laps. Ada 26 pembalap yang ikut di nomor ini. Termasuk Leo Saillenfest, atlet asal Perancis yang tergabung di tim Roojai Online Insurance Pro Team dari Thailand. Di nomor ini, Leo berhasil finish di lima besar. Sementara juaranya adalah Jamaludin Novardianto dari Dr J Cycling Team.
Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki mengatakan, event SR berupaya tetap dipertahankan tiap tahun. “Di seri yang sudah memasuki kelima ini, kami berharap SR bisa mencetak atlet-atlet balap sepeda handal. Kami ingin event ini semakin besar dan tentu hadiah yang semakin besar pula,” beber Ismail.
Even SR, kata Ismail, tak hanya menjadi kalender atlet balap sepeda. Tapi juga untuk mengukur kemampuan atlet, untuk mengikuti ajang yang lain, karena saat ini event balap sepeda semakin banyak. (fun)
Editor : Jawanto Arifin