MAYANGAN, Radar Bromo - Derby Bromo bakal tersaji di grup B. Dua tim bertetangga, Kota Pasuruan dan Kota Probolinggo bakal saling bertemu. Selain itu, juga ada Kabupaten Malang dan Kabupaten Bondowoso.
Sebagai tuan rumah, Kota Probolinggo tentu ogah malu. Mereka bertekad membuat sejarah baru. Lolos pertama kali di putaran final porprov.
Lantaran itu, persiapan panjang telah dilakukan. Bahkan, hingga H-1, arek-arek Kota Mangga tetap dijadwalkan berlatih.
“Latihan tiap hari. Terakhir latihan Sabtu besok (hari ini, Red),” ujar kepala pelatih tim Pra Porprov Kota Probolinggo Achmad Junaidi.
Jun–sapaan akrabnya–menilai, timnya sudah siap tempur. Sebagai tuan rumah, pihaknya optimistis bisa meraih hasil maksimal. Namun, ia juga tak mau terlalu over percaya diri. Sebab, kekuatan lawan cukup merata.
”Saya rasa, semua tim itu sama. Tidak ada tim yang diperkirakan kuat atau tidak. Sebab, semua sudah melakukan persiapan masing-masing,” terang mantan bomber Persipro itu.
Junaidi mengatakan, sebenarnya ada 28 pemain tim sepak bola Kota Probolinggo. Namun, yang didaftarkan dalam daftar pemain pertandingan Pra Porprov hanya 18 pemain. Hampir semua pemainnya merupakan wajah baru.
”Dari sekian pemain yang sudah masuk tim sepak bola Kota Probolinggo, hanya ada 4 pemain lama yang masuk pra porprov tahun lalu. Yaitu, Fristian, Ghazi, Fendik, dan Dana. Selebihnya, itu pemain baru. Jadi untuk tim sekarang hampir semunya wajah baru,” terangnya.
Sementara itu, manajer Tim Sepak Bola Kota Pasuruan Briyan mengatakan, sejauh ini sudah ada 35 pemain yang mengisi skuad Kota Pasuruan.
Nama-nama pemain tersebut juga sudah didaftarkan ke Asprov PSSI Jawa Timur. Mereka sudah mengikuti pemusatan latihan sejak Februari setelah lolos seleksi.
”Kuota long list sebanyak 35 pemain terpenuhi. Meskipun nanti saat pertandingan mungkin hanya 24 pemain yang dibawa, termasuk cadangan,” kata Briyan.
Menurutnya, para pemain yang masuk dalam tim terbagi dalam dua kelompok umur. Pertama, kategori pemain senior dengan kelahiran 1 Januari hingga 31 Desember 2002. Pemain senior ini diisi beberapa wajah lama.
Antara lain, Zanuar Ardani, Ismail, Ahmad Solahuddin, Teguh, dan Nur Chaqiqi. Sebab, jumlah pemain senior maksimal memang hanya lima orang.
Selebihnya, skuad akan diisi pemain junior dengan kelahiran maksimal 31 Desember 2006. Beberapa pemain muda juga sudah tidak asing. Seperti, Tegar Ilhamsyah, Rama, dan Edy Wardan.
Bahkan, Briyan menyebut ada sejumlah pemain berusia 16 tahun. Briyan mengatakan, pemusatan latihan memang dilakukan secara berjenjang.
Hanya saja, intensitas latihan makin ditambah memasuki sebulan jelang babak prakualifikasi. Para pemain berlatih saban hari kecuali di hari Minggu.
Briyan berharap, porsi latihan para pemain yang mulai digenjot bisa menambah skill mereka ketika prakualifikasi bergulir. (mas/tom/mie)
Grup B
| 13 Agustus | Kota Probolinggo | v | Kab Bondowoso |
|
| Kota Pasuruan |
| Kab Malang |
| 15 Agustus | Kab Bondowoso | v | Kota Pasuruan |
|
| Kab Malang |
| Kota Probolinggo |
| 17 Agustus | Kota Probolinggo | v | Kota Pasuruan |
|
| Kab Malang |
| Kab Bondowoso |
Editor : Jawanto Arifin