ATLET-atlet panjat tebing Kota Probolinggo tak bisa bersantai-santai. Jadwal padat menanti. Mulai kejuaraan tingkat regional, nasional, hingga internasional. Mereka pun tak sempat menikmati libur panjang Idul Adha.
Tanggal menunjukkan berwarna merah. Libur Idul Adha, Kamis (29/6). Meski begitu, markas FPTI di belakang GOR A Yani masih tampak ramai. Sejumlah atlet fokus berlatih.
Di antaranya, Renata Sekar Maharani dan Cinta Dwi Maharini. Kedua gadis belia itu tampak dengan seksama memperhatikan instruksi pelatih. Meski libur Idul Adha, mereka tetap melahap porsi latihan.
“Sekarang mereka latihan kebugaran dan finishing teknik speed-nya. Mereka akan latihan sampai Rabu besok (5/7). Karena Kamis (6/7) persiapan dan Jumat (7/7) sudah terbang ke Singapura,” ujar Ketua Harian FPTI Kota Probolinggo Iwan Rosyidi.
Ya, Renata dan Cinta kini memang fokus persiapan. Mereka bakal turun di ajang kejuaraan tingkat Asia, IFSC Asian Youth Cup Singapore 2023 yang digelar Sabtu depan (8/7). Keduanya bakal mewakili Indonesia.
Tiket Asian Youth Cup sendiri tak didapat dengan mudah. ”Tahun kemarin, dalam Kejurnas, atlet Cinta Dwi Maharani dapat emas di kategori speed. Itu jadi modal Cinta untuk berangkat ke Singpura. Sedangkan Renata tahun kemarin masuk kategori Youth B, tahun ini naik kelas Youth A,” terang Iwan pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.
Menurut Iwan, agenda atlet-atlet FPTI dalam beberapa bulan ini cukup padat. Di Juli ini saja, selain IFSC Asian Youth Cup Singapore 2023, nantinya juga ada Kejurnas di Jambi. Ada 3 atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang berangkat.
Setelah itu, langsung persiapan menghadapi Popnas yang akan digelar Agustus. ”Setelah itu, baru menghadapi Porprov Jatim ke-VIII yang akan digelar September,” jelas Iwan.
Tiga Atlet Lolos Kejurnas
Sejumlah atlet panjat tebing Kota Probolinggo meraih hasil impresif di kejuaraan tingkat Provinsi Jatim. Dalam Kejurprov FPTI Jatim 2023 dan seleksi Popnas, arek-arek kota mangga berhasil membawa pulang total 10 medali. Dengan rincian, 2 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu.
Tiga atlet kota mangga pun berhak mendapat tiket ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jambi pada 21-27 Juli mendatang. Hanya saja, atlet yang lolos ke ajang Kejurnas di Jambi dan dibiayai oleh Pengprov Jatim, hanya satu atlet. Yakni, Aditya Maulana yang menduduki peringkat 1. Sedangkan peringkat 2, Dean Alivy Al Maqvira dan Cinta Dwi Maharani peringkat ketiga, harus biaya mandiri.
Ketua Harian FPTI Kota Probolinggo Iwan Rosyidi mengatakan, dalam Kejurprov yang digelar Sabtu (23/6), pihaknya menerjunkan puluhan atlet. ”Alhamdulillah, atlet FPTI Kota Probolinggo berhasil membawa pulang 10 medali. Rinciannya, 2 emas, 5 perak, dan 3 perunggu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.
Iwan menambahkan, untuk atlet yang berhasil menduduki peringkat 1, 2, dan 3, berhak lolos ke Kejurnas di Jambi yang akan digelar 21 sampai 27 Juli 2023 besok. Hanya saja, hanya atlet peringkat 1 yang akan dibiayai oleh Pengprov Jatim. ”Untuk atlet peringkat 2 dan 3 bisa ikut Kejurnas, tapi biaya mandiri,” tambah pria yang juga sebagai kepala pelatih.
Kejurprov yang diikut pekan lalu, dikatakan Iwan, menjadi ajang untuk mengukur kesiapan dan kemampuan dari atlet se-Jatim, dalam menghadapi Porprov Jatim 2023. Minimal, ini menjadi modal awal bagi para atlet FPTI Kota Probolinggo untuk bertanding dalam Porprov ke-VIII yang akan digelar September besok. ”Nanti untuk Porprov Jatim 2023, akan digelar di Sidoarjo mulai 9 September sampai 16 September,” ujarnya. (mas/mie)
Editor : Jawanto Arifin