Berlarut-larutnya kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pasuruan berimbas. Persiapan pembentukan tim sepak bola proyeksi Pra Porprov Jatim jadi sedikit terhambat.
Lantaran kepengurusan Askab telah berakhir, KONI (induk cabor-cabor) setempat membuat kebijakan tersendiri. KONI telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penunjukkan pelatih dan pembentukan tim.
Sekretaris KONI Pasuruan Muriyat mengatakan, langkah KONI dilakukan agar tim sepak bola bisa segera mempersiapkan diri jelang pra porprov. "Kami menunjuk Subangkit untuk membentuk dan melatih tim sepak bola. Karena waktu sudah mepet," tuturnya.
Subangkit dan jajaran pelatih pun gerak cepat. Saat ini, tim telah terbentuk. Bahkan, sudah didaftarkan untuk mengikuti ajang pra porprov. "Sudah terbentuk. Ada 24 nama pemain yang kami daftarkan sesuai dengan ketentuan porprov,” ungkapnya.
Ajang pra porprov sendiri bakal digelar pada Juni mendatang. Atau kurang sekitar sebulan lagi. Pelatih yang kenyang pengalaman itu mengakui, persiapan tim proyeksi porprov memang cukup mepet.
"Persiapan kami tergolong agak terlambat dibandingkan dengann daerah lain. Utamanya tuan rumah yang sudah siap,” aku Subangkit.
Meski begitu, Subangkit tak terlalu merisaukannya. Pelatih yang pernah membawa Persekabpas di puncak kejayaan itu mengaku, pihaknya bakal bekerja keras.
Menurutnya, melatih tim sepak bola kelompok umur jauh berbeda dengan sepak bola profesional. Tekad dan kedisiplinan pemain jadi salah satu kunci kesuksesan. Tak sekadar strategi di atas lapangan.
Subangkit pun belajar dari pengalaman porprov tahun lalu. Saat Kabupaten Pasuruan raih perak. Jelang pra porprov kali ini, Subangkit sengaja memasukkan nama tiga penjaga gawang. Yakni, satu penjaga gawang utama dan dua cadangan.
Pada gelaran porprov tahun lalu di Jember, tim sepak bola Kabupaten Pasuruan sempat krisis penjaga gawang. Sebab, saat berlaga, penjaga gawang utama alami cedera. Otomatis setelah itu, tim Kabupaten Pasuruan tak memiliki penjaga gawang cadangan. Setelah penjaga gawang cadangan jadi penjaga gawang inti.
Bagaimana dengan target tahun ini? Saat ditanya soal itu, Subangkit menjawab diplomatis. "Kalau bicara target, yang pasti harus menang dalam setiap pertandingan," harapnya. (sid/mie) Editor : Jawanto Arifin