Empat atlet itu adalah Daniel Ma’ruf, Baharudin Usman, Erza Fitria, dan Zikra Aulia. Keempatnya berpeluang untuk menyusul Anjani, juga atlet kota santri yang sudah lebih dulu bergabung dalam puslatda. “Empat anak ini memang andalan kami ketika ada kejuaraan,“ kata Budi Utomo, pelatih petanque Kota Pasuruan.
Sejauh ini, ada 10 atlet yang masuk dalam puslatda Jawa Timur. Satu di antaranya ialah Anjani yang tercatat sebagai atlet senior di Kota Pasuruan. Sementara seleksi kembali dilakukan lantaran FOPI –induk olahraga petanque- Jawa Timur, harus memproyeksikan 14 atlet.
“Jadi kalau melihat proyeksi kebutuhan di puslatda masih kurang 4 atlet,“ ungkapnya.
Budi berharap besar atlet-atletnya bisa menembus seleksi puslatda yang berlangsung tiga hari sejak Jumat (17/2). Seleksi dilakukan di Gresik, di bawah pemantauan coach Jani asal Malaysia.
Menurut Budi, semakin banyak atletnya yang masuk puslatda, akan semakin bagus. “Itu artinya, menandakan bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini tidak sia-sia,“ katanya.
Dia mengaku tak khawatir Kota Pasuruan bakal kehilangan atlet andalan. Justru sebaliknya. Budi mengaku pihaknya selama ini memang berusaha untuk menelurkan bibit-bibit baru dalam olahraga petanque.
“Terutama mulai dari kelas pelajar karena memang petanque ini bisa dimainkan segala usia,“ kata Budi. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin