Selain bisa dimanfaatkan untuk atlet skateboard, skatepark juga bisa dimanfaatkan untuk atlet-atlet BMX dan sepatu roda. Arena skatepark itu dibangun dengan anggaran Rp 184 juta dari APBD 2022.
Skatepark berdiri di kawasan GOR Ahmad Yani, Kota Probolinggo. Dengan luas sekitar 20 meter persegi, didesain dengan konstruksi bagi pemula. Mereka dapat gunakan untuk latihan para pecinta permainan papan seluncur dan lainnya.
Pembangunan fasilitas tersebut direalisasikan di akhir tahun 2022. ”Itu dibangun tahun 2022 dengan anggaran sekitar Rp 184 juta,” ujar Setiorini Sayekti, kepala Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo.
Pembangunan skatepark itu melibatkan KONI dan pengurus Persatuan Sepatu Roda dan Skateboard Seluruh Indonesia (Perserossi). Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin pun beberapa waktu lalu sempat meninjau kawasan skatepark itu.
Habib Hadi juga sempat ngobrol bareng atlet-atlet skateboard kota mangga kala itu. Ia berharap, keberadaan skatepark itu bisa kian memacu para atlet-atlet skateboard, BMX, dan sepatu roda untuk lebih berprestasi lagi.
“Tentunya kami percayakan pada komunitas ini untuk bersama-sama menjaga, merawat, mengatur sarpras yang sudah disiapkan ini dengan memanfaatkannya sebaik mungkin. Sesuai dengan fungsinya. Sehingga ke depan, fasilitas-fasilitas olahraga yang ada di Kota Probolinggo sedikit demi sedikit bisa ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Probolinggo Cinta Skateboard (PCS) Imron Martadoni menyampaikan, pembangunan arena skatepark ini berawal dari tidak adanya tempat yang layak dan memadai untuk main skate di kota. Pada akhirnya, pihaknya berinisiatif mengajukan proposal ke pemkot.
”Awalnya dulu kami memanfaatkan fasilitas umum. Seperti di jalan, di trotoar, yang tidak terjamin keamanannya. Lalu, kami berkesempatan untuk berdiskusi dengan Habib Hadi di rumah dinasnya untuk pembangunan (skatepark) ini. Alhamdulillah ACC dan sudah sesuai dengan rembukan, standar bagi pemula,” katanya.
Imron menambahkan, dengan hadirnya skatepark, diharapkan bisa memupuk bibit atlet baru. Khususnya di sekolah-sekolah yang ada di Kota Probolinggo. Karena saat ini member yang terdata sekitar 17 orang kategori dewasa muda dan 3 anak lainnya kategori usia skate school.
“Skateboard ini masuk ke cabang olahraga yang dipertandingkan Porprov. Pastinya, fasilitas ini bisa menjadi sarana untuk mengembangkan potensi para atlet,” harapnya. (mas/mie) Editor : Ronald Fernando