------------------------------------------------------------------------------------------------------
INDUK cabor skateboard dan sepatu roda di Kota Probolinggo baru terbentuk awal Oktober lalu. Pengurusnya telah dikukuhkan. Sejak saat itu, pembinaan olahraga skate dan sepatu roda kian intens.
Jauh sebelum Perserossi terbentuk, olahraga skateboard dan sepatu roda sudah dikenal anak muda di kota mangga. Komunitas skateboard sudah terbentuk di Kota Probolinggo sejak tahun 2000.
Bahkan, di Kota Probolinggo juga telah didirikan skatepark. Lokasinya di area GOR A Yani. Sebelumnya, anak-anak skate juga kerap bermain di depan Museum Probolinggo, untuk mengasah kemampuan.
Kota Probolinggo juga banyak melahirkan atlet-atlet skate yang kerap mengikuti sejumlah kejuaraan. Salah satunya Aldo Abda Syakura. Ia pernah jadi juara di acara Vans King of Gap di Malaysia.
Hal yang sama juga terlihat di olahraga sepatu roda. Sejak sekitar 7 tahun lalu, sudah ada atlet sepatu roda asal Kota Probolinggo. Namun, saat itu karena belum ada wadahnya, atlet sepatu roda kota mangga ikut klub di Sidoarjo.
“Cabor Perserossi di Kota Probolinggo memang baru terbentuk awal Oktober 2022. Tetapi, keinginan ada cabor Perserossi sendiri sudah lama,” kata Anis Pramono, ketua umum Perserossi Kota Probolinggo.
Anis menceritakan, sekitar 7 tahun lalu, anaknya bernama Meuthia Nasywa Syafa sudah aktif di olahraga sepatu roda. Ia ikut klub di Sidoarjo.
Lantaran di Kota Probolinggo belum punya induk cabor, jadi Meuthia Nasywa selalu membawa nama daerah lain saat bertanding. “Saat itu, saya terus berupaya agar dapat terbentuk cabor Perserossi di Kota Probolinggo,” kenangnya.
Pada awal 2022, wacana pembentukan cabor Perserossi di Kota kembali menguat. Saat itu, Ketua KONI Kota Probolinggo Rahadian Juniardi ternyata menghubunginya untuk membentuk cabor Perserossi tersebut. Pada September 2022, lantas digelar pramusyawarah Kota Probolinggo dilanjutkan musyawarah kota. ”Sehingga 21 September terbentuk pengurus Perserossi Kota Probolinggo dan SK dari pengprov diterima tanggal 3 Oktober,” ujarnya.
Saat ini, diakui Anis, untuk atlet sepatu roda masih harus memulai dari awal dengan mencari bibit atlet prestasi. Sebab, olahraga sepatu roda sempat vakum. ”Tantangannya untuk olahraga sepatu roda, masih harus mencari dari awal,” ujarnya.
Kondisi berbeda dengan olahraga skateboard. Atlet-atlet skateboard sudah eksis. Bahkan, pada ajang ekshibisi Porprov Jatim 2022 di Jember, ada 2 atlet skate kota mangga yang ikut serta. Satu atlet bernama Dani Alfaristy berhasil membawa pulang medali perunggu.
“Saat ini, anggota komunitas skateboard di Kota Probolinggo sudah banyak. Sehingga, tinggal dikumpulkan untuk dilakukan pembinaan,” terangnya.
Meski baru terbentuk, pada 2023 ini ditargetkan Perserossi bisa jadi tuan rumah event skateboard atau sepatu roda. Termasuk menyiapkan atlet untuk turun di ajang Porprov Jatim 2023. “Yang pasti, nanti ada atlet yang siap ikuti kejuaraan sepatu roda dan skateboard di Porprov 2023,” bebernya. (mas/mie) Editor : Ronald Fernando